Sambut Ramadan 2026, Ini 5 Tips Jitu UMKM Dongkrak Penjualan di Bulan Suci

Aktivitas belanja online di Indonesia tumbuh signifikan di bulan Ramadan.

oleh Septian DenyDiterbitkan 14 Februari 2026, 08:05 WIB
Aktivitas belanja online di Indonesia tumbuh signifikan di bulan Ramadan. ©Ilustrasi dibuat AI

Liputan6.com, Jakarta - Memasuki Ramadan, aktivitas belanja online di Indonesia tumbuh signifikan. data industri menunjukkan, jumlah transaksi e-commerce meningkat lebih dari 76%, dan jumlah konsumen naik tajam dibandingkan bulan biasa, mencerminkan peluang besar bagi pelaku usaha khususnya UMKM di platform e-commerce.

Sebagai contoh, pada tahun lalu, nilai transaksi Tokopedia dan TikTok Shop saat momen sahur melonjak lebih dari 10 kali lipat berkat kampanye Ramadan Ekstra Seru. Jumlah pesanan penjual pun naik rata-rata dua kali lipat.

Selain itu, sejumlah produk paling laris di TikTok Shop by Tokopedia melalui LIVE streaming di TikTok, antara lain baju muslim wanita, parfum, skincare, make up, serta hampers Ramadan.

“Didukung kekuatan penemuan berupa konten yang autentik, rekomendasi terpersonalisasi, dan komunitas yang kuat, Tokopedia dan TikTok Shop terus mendorong pertumbuhan penjual terutama di momen besar seperti Ramadan,” ujar Executive Director, Tokopedia & TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo, Sabtu (12/2/2026).

Tingginya antusiasme belanja masyarakat selama Ramadan menuntut pelaku usaha termasuk UMKM untuk tidak hanya hadir, tetapi juga matang secara strategi. Agar mampu bersaing dan memaksimalkan potensi penjualan selama Ramadan 2026, berikut lima langkah jitu yang dapat diterapkan UMKM:

1. Siapkan Stok dengan Perencanaan Strategis

Lonjakan permintaan biasa terjadi sejak awal Ramadan hingga menjelang Lebaran. UMKM perlu memprioritaskan ketersediaan produk terlaris dan kategori dengan permintaan tinggi.

 

 

 

Tips Berikutnya

Ilustrasi Belanja Online, e-Commerce, eCommerce, Online Marketplace, Bisnis Online

2. Optimalkan Tampilan dan Kelengkapan Informasi Produk

Di tengah persaingan yang ketat, visual dan deskripsi produk menjadi faktor krusial dalam menarik perhatian. Menjaga kepercayaan konsumen di tengah arus transaksi yang tinggi merupakan hal yang menantang. Untuk itu, percantiklah katalog dan sesuaikan dengan tema Ramadan.

3. Manfaatkan Promo dan Konten Video untuk Naikkan Penjualan

Promo terbatas seperti diskon, voucher, dan gratis ongkir di e-commerce efektif mendorong urgensi pembelian, termasuk menjelang momen krusial Ramadan.

4. Perkuat Kualitas Layanan Pelanggan

Kecepatan dan ketepatan respons serta layanan makin menjadi perhatian konsumen, khususnya pada periode dengan lonjakan kebutuhan belanja seperti hari raya.

Pelayanan yang konsisten cepat dan tepat menjadi kunci membangun kepercayaan, sementara pengalaman belanja yang positif, termasuk sentuhan sederhana seperti hadiah kecil, dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, menjaga rating toko tetap kompetitif, dan mendorong pembelian berulang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya