Berunjuk Rasa di Depan Gedung DPR, Guru Madrasah Swasta Tuntut Kesetaraan

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 11 Februari 2026, 12:45 WIB
Berunjuk Rasa di Depan Gedung DPR, Guru Madrasah Swasta Tuntut Kesetaraan
Ratusan tenaga pengajar yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (11/2/2026). Dalam aksinya, mereka menyampaikan aspirasi terkait kesetaraan kebijakan dan peningkatan kesejahteraan pendidik madrasah. Mereka juga menyuarakan membawa sejumlah tuntutan utama, yakni penghapusan diskriminasi kebijakan antara guru madrasah negeri dan swasta, penyetaraan kesempatan dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dengan mekanisme penempatan yang lebih fleksibel. Para guru madrasah juga mendesak pembenahan sistem pembayaran tunjangan agar dilakukan rutin setiap bulan, serta desakan penerbitan Instruksi Presiden khusus sebagai payung hukum penyelenggaraan dan peningkatan kesejahteraan pendidikan madrasah swasta. Mereka berharap aksi tersebut mendorong para legislator untuk segera menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan melalui pembahasan bersama kementerian terkait, sehingga persoalan status dan kesejahteraan guru madrasah swasta dapat memperoleh kepastian kebijakan.
Para guru madrasah swasta dari berbagai daerah di Indonesia saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (11/2/2026). (Kapanlagi.com/Budy Santoso)
Ratusan tenaga pengajar dan pendidik yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (11/2/2026). Tampak dalam foto, para guru madrasah swasta dari berbagai daerah di Indonesia saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (11/2/2026). (Kapanlagi.com/Budy Santoso)
Dalam aksinya, mereka menyampaikan aspirasi terkait kesetaraan kebijakan dan peningkatan kesejahteraan pendidik madrasah. Tampak dalam foto, para guru madrasah swasta dari berbagai daerah di Indonesia saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (11/2/2026). (Kapanlagi.com/Budy Santoso)
Mereka juga menyuarakan membawa sejumlah tuntutan utama, yakni penghapusan diskriminasi kebijakan antara guru madrasah negeri dan swasta, penyetaraan kesempatan dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dengan mekanisme penempatan yang lebih fleksibel. Tampak dalam foto, para guru madrasah swasta dari berbagai daerah di Indonesia saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (11/2/2026). (Kapanlagi.com/Budy Santoso)
Para guru madrasah juga mendesak pembenahan sistem pembayaran tunjangan agar dilakukan rutin setiap bulan, serta desakan penerbitan Instruksi Presiden khusus sebagai payung hukum penyelenggaraan dan peningkatan kesejahteraan pendidikan madrasah swasta. Tampak dalam foto, para guru madrasah swasta dari berbagai daerah di Indonesia saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (11/2/2026). (Kapanlagi.com/Budy Santoso)
Mereka berharap aksi tersebut mendorong para legislator untuk segera menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan melalui pembahasan bersama kementerian terkait, sehingga persoalan status dan kesejahteraan guru madrasah swasta dapat memperoleh kepastian kebijakan. Tampak dalam foto, para guru madrasah swasta dari berbagai daerah di Indonesia saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (11/2/2026). (Kapanlagi.com/Budy Santoso)
Para guru madrasah swasta dari berbagai daerah di Indonesia saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (11/2/2026). (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya