Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 11 Februari 2026, Lebih Murah!

Daftar harga emas Antam Rabu, 11 Februari 2026

oleh Septian DenyDiterbitkan 11 Februari 2026, 09:30 WIB
Seorang pegawai menunjukan emas batangan di Jakarta, Senin (10/10). Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) pada perdagangan awal pekan ini terpantau stagnan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam turun pada perdagangan Rabu, (11/2/2026). Pada hari ini, harga emas Antam turun Rp 7.000 per gram melanjutkan usai naik sejak Senin kemarin.

Mengutip logammulia.com, harga emas Antam hari ini dipatok Rp Rp2.947.000 per gram. Pada perdagangan Selasa kemarin, harga emas Antam dibanderol Rp 2.954.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback emas Antam turun Rp 7.000. Hari ini harga buyback emas Antam ditetapkan Rp 2.741.000. Harga buyback ini adalah jika Anda ingin menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.741.000 gram.

Untuk diketahui, harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis 29 Januari 2026 di harga Rp 3.168.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam di angka Rp 2.989.000 per gram.

Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.

Daftar Harga Emas Antam

Berikut daftar harga emas Antam Rabu, 11 Februari 2026 untuk pengiriman Gedung Antam:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.523.500.‎
  • Harga emas 1 gram: Rp 2.947.000.‎
  • Harga emas 2 gram: Rp 5.834.000.‎
  • Harga emas 3 gram: Rp 8.726.000.‎
  • Harga emas 5 gram: Rp 14.510.000.‎
  • Harga emas 10 gram: Rp 28.965.000.‎
  • Harga emas 25 gram: Rp 72.287.000.‎
  • Harga emas 50 gram: Rp 144.495.000.‎
  • Harga emas 100 gram: Rp 288.912.000.‎
  • Harga emas 250 gram: Rp 722.015.000.‎
  • Harga emas 500 gram: Rp 1.443.820.000.‎
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 2.887.600.000.

Harga Emas Dunia Hari Ini

Penampakan emas batangan di gerai Butik Emas Antam di Jakarta, Jumat (5/10). Pada perdagangan Kamis 4 Oktober 2018, harga emas Antam berada di posisi Rp 665 ribu per gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas turun lebih dari 1% pada hari Selasa (Rabu waktu Jakarta) karena pasar terkonsolidasi menjelang rilis data pekerjaan dan inflasi Amerika Serikat (AS) yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai prospek suku bunga Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Dikutip dari CNBC, Rabu (11/2/2026), harga emas turun 0,71% menjadi USD 5.028,43 per ons. Sedangkan harga emas AS untuk pengiriman April turun sekitar 0,42% menjadi USD 5.057,90 per ons.

“Kami melihat sedikit penurunan atau konsolidasi menjelang sejumlah data ekonomi penting yang akan dirilis akhir pekan ini,” kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger.

Data nonfarm payroll bulan Januari akan dirilis pada hari Rabu, dengan para ekonom memperkirakan 70.000 pekerjaan telah ditambahkan bulan lalu. Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Januari akan dirilis pada hari Jumat.

Penjualan ritel AS secara tak terduga tidak berubah pada bulan Desember, sehingga pengeluaran konsumen dan perekonomian secara keseluruhan berada di jalur pertumbuhan yang lebih lambat menjelang tahun baru.

Prospek ekonomi yang lebih lemah telah memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga, dengan para pedagang memperkirakan dua kali penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin tahun ini. Suku bunga yang lebih rendah biasanya mendukung logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil dengan mengurangi biaya peluang untuk memegang logam tersebut. FEDWATCH

"Kelemahan dolar AS kemungkinan akan terus menopang harga,” kata Meger.

 

Ketegangan Geopolitik

Sementara, harga emas di Galeri 24, Kamis (16/10/2025) tercatat Rp2.418.000 per gram atau naik dari Rp2.393.000 per gram. (Juni KRISWANTO/AFP)

Dia mencatat bahwa ketegangan geopolitik dan ekspektasi penurunan suku bunga masih memberikan dukungan bagi emas, bersamaan dengan level psikologis $5.000.

Investor India berbondong-bondong membeli dana investasi emas melalui ETF (Exchange Traded Funds/ETF) pada bulan Januari seiring dengan melonjaknya harga, melampaui aliran dana ke reksa dana ekuitas untuk pertama kalinya, menurut data industri yang dirilis pada hari Selasa.

Jumlah perak yang disimpan di brankas London mencapai 27.729 metrik ton pada akhir Januari, turun 0,3% dari bulan Desember, sementara stok emas naik 0,6% menjadi 9.158 ton, menurut London Bullion Market Association.

Harga perak turun 3,05% menjadi USD 80,83 per ons, setelah naik hampir 7% pada sesi sebelumnya.

“Arus keluar perak (produk yang diperdagangkan di bursa) membuat perak rentan terhadap volatilitas dalam jangka pendek dan penting untuk dipantau, tetapi pasar yang kekurangan pasokan menunjukkan pemulihan dalam beberapa bulan mendatang,” kata Standard Chartered.

Harga platinum turun 1,99% menjadi USD 2.081,55 per ons, sementara harga paladium kehilangan 1,72% menjadi USD 1.710,33. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya