Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Beri Cinta Waktu Episode Selasa 10 Februari menceritakan, di kantor, suasana makan siang terlihat seperti biasa. Adila dan Trian duduk satu meja bersama Muti, Bimo, serta Naura. Mereka bercakap-cakap ringan layaknya rekan kerja pada umumnya, tanpa menunjukkan hal mencurigakan sedikit pun. Sikap Adila dan Trian tampak santai, bahkan cenderung cuek satu sama lain, seolah tidak ada hubungan spesial di antara mereka. Namun, di balik meja makan itu, ada rahasia kecil yang tak diketahui siapa pun. Diam-diam, tangan Adila dan Trian saling menggenggam dengan erat di bawah meja. Sentuhan sederhana itu menjadi cara mereka saling menguatkan, meski di permukaan harus tetap menjaga jarak dan profesionalitas.
Malam harinya, setelah kesibukan kantor berakhir, Adila dan Trian kembali terhubung lewat pesan singkat. Percakapan mereka mengalir hangat dan akrab. Adila mengungkapkan perasaannya bahwa sepertinya mereka akan semakin sering berkomunikasi ke depannya. Demi menghindari kecurigaan orang lain, mereka pun sepakat untuk mengganti nama kontak satu sama lain di ponsel. Hal itu dilakukan agar hubungan mereka tetap aman dan tidak mudah terendus. Trian pun mulai berpikir keras, mencoba mencari nama kontak yang paling aman sekaligus tidak mencolok jika sewaktu-waktu ada orang lain yang melihat ponselnya.
Advertisement
Di sisi lain, Rama menerima sebuah pesan misterius yang membangkitkan masa lalu. Pesan tersebut membahas kejadian yang terjadi sepuluh tahun lalu, sesuatu yang selama ini membekas dalam hidup Rama. Orang itu mengatakan bahwa semua masalah yang berkaitan dengan Rama kini telah diselesaikan. Awalnya Rama merasa bingung sekaligus waspada, hingga akhirnya terungkap bahwa pengirim pesan tersebut adalah Nathan. Lebih mengejutkan lagi, ternyata semua yang dilakukan Nathan bukan tanpa alasan. Ia bertindak atas permintaan Naura, yang diam-diam ikut campur untuk menuntaskan persoalan lama yang selama ini tersembunyi.