Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi Resmi Dibangun, Segini Kapasitasnya

Hilirisasi ayam melalui pembangunan Kandang dan Hatchery Grand Parent Stock (GPS) Broiler resmi dibangun.

oleh Septian DenyDiterbitkan 09 Februari 2026, 15:20 WIB
PT Berdikari meresmikan pembangunan Kandang dan Hatchery Grand Parent Stock (GPS) Broiler yang berlokasi di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. (Dok.PT Berdikari)

Liputan6.com, Jakarta - PT Berdikari meresmikan pembangunan Kandang dan Hatchery Grand Parent Stock (GPS) Broiler yang berlokasi di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Peresmian ini merupakan bagian dari program hilirisasi ayam terintegrasi yang diresmikan Danantara sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta rantai nilai industri peternakan Indonesia.

Pembangunan fasilitas GPS tersebut menjadi wujud komitmen PT Berdikari dalam mendukung pemenuhan kebutuhan protein hewani nasional. Saat ini, kebutuhan daging ayam nasional mencapai sekitar 5 juta ton per tahun, sementara produksi masih berada di kisaran 4 juta ton dan mayoritas terpusat di Pulau Jawa.

"Kondisi ini mendorong Berdikari, sebagai BUMN peternakan bagian dari holding pangan ID FOOD, untuk berperan aktif dalam pemerataan produksi dan penguatan ekosistem peternakan nasional,' kata Direktur Utama PT Berdikari Maryadi dikutip, Senin(9/2/2026).

Fasilitas Kandang dan Hatchery GPS yang dibangun di atas lahan seluas 5,6 hektare ini memiliki kapasitas 18.000 ekor GPS dan diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 900 ribu ekor Parent Stock (PS) dan 130 juta Final Stock (FS). Bibit PS tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke berbagai wilayah di luar Pulau Jawa guna mendukung produksi ayam pedaging yang berkelanjutan, efisien, dan berdaya saing.

Selain memperkuat pasokan protein nasional, proyek ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja, penguatan ekosistem industri peternakan, serta peningkatan aktivitas ekonomi daerah.

Pembangunan fasilitas ini turut mendukung program strategis pemerintah, termasuk program makan bergizi gratis, dengan potensi produksi daging ayam karkas mencapai sekitar 169 juta kilogram.

Melalui pembangunan Kandang dan Hatchery GPS terintegrasi ini, PT Berdikari menegaskan perannya dalam mendorong kemandirian protein nasional sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.

 

Berdikari Suplai Daging Sapi dan Kerbau ke Kopdes Merah Putih

Seorang pedagang yang kelelahan menyempatkan diri untuk beristirahat di kios miliknya, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (24/7/2014) (Liputan6.com/Miftahul Hayat)

Holding BUMN Pangan ID FOOD melalui PT Berdikari menyuplai protein hewani, khususnya daging sapi dan kerbau kepada sejumlah unit Koperasi Desa Merah Putih, atau Kopdes Merah Putih. 

Berdikari turut menyalurkan protein hewani pada peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di titik-titik strategis seperti Solo, Klaten, dan Tangerang Selatan, Senin (21/7/2025) lalu. 

Direktur Utama PT Berdikari Maryadi mengatakan, cakupan distribusi Berdikari ke depan akan terus bertambah. Perseroan juga terus memperkuat jaringan kemitraan guna menjaga keberlanjutan suplai pangan di seluruh wilayah Indonesia.

"Komoditas pangan lain seperti beras, minyak, dan gula juga dijual untuk membantu menekan beban pengeluaran masyarakat. Tujuannya agar masyarakat mendapatkan pasokan pangan murah serta mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal," ujarnya, Kamis (24/7/2025).

Menurut dia, peluncuran Kopdes Merah Putih jadi tonggak penting dalam memperkuat ekonomi berkeadilan. Berdikari bersama pemerintah dan jaringan BUMN Pangan mendistribusikan komoditas pangan strategis, khususnya protein hewani.

"Berdikari siap dukung rantai pasok pangan dari hulu ke hilir, khususnya distribusi protein hewani berjalan tepat sasaran dan terjangkau bagi masyarakat," kata Maryadi. 

 

Komitmen Bulog Perkuat Ketahanan Pangan

Melalui Perum Bulog, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menambah pasokan ke tiga provinsi yang mengalami bencana banjir dan longsor Sumatra. Tampak dalam foto, seorang pekerja berjalan di atas tumpukan karung beras di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) di Lambaro, Provinsi Aceh pada 29 Desember 2025. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Komitmen serupa juga sempat dinyatakan oleh Perum Bulog, yang mendukung program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan nasional dan kemandirian desa. 

Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita mengatakan, pihaknya membuka peluang kolaborasi pengelolaan cadangan pangan pemerintah seperti beras dan minyak goreng bersama Koperasi Desa Merah Putih. Termasuk pembinaan dalam sistem distribusi dan manajemen stok berbasis digital. 

"Program ini diharapkan menjadi contoh model distribusi pangan yang efisien dan inklusif di masa depan," ujar Febby beberapa waktu lalu.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya