Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 2.500 unit pembangunan rumah subsidi di Jawa Tengah (Jateng) dikebut. Proyek ini merupakan upaya untuk mendukung program 3 juta rumah dari Presiden Prabowo Subianto.
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Developer Property Indonesia (Deprindo) Jateng menargetkan realisasi 2.500 unit rumah tahun ini sebagai kontribusi terhadap kebutuhan hunian rakyat. Menurut Ketua DPW Deprindo Jateng, Muhamad Yulianto, Deprindo menghimpun seluruh ekosistem properti untuk mendorong kolaborasi lintas sektor.
Advertisement
“Kolaborasi lintas profesi adalah kunci agar anggota semakin berdaya dan mandiri,” kata Muhamad Yulianto di Semarang, Minggu (8/2/2026).
Hal itu disampaikan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Deprindo Jateng, sekaligus deklarasi pembentukan lima DPD baru yaitu Semarang Raya, Kendal, Batang, Banjarnegara, Pati dan keterlibatan aktif DPD Solo Raya.
Penguatan kelembagaan didukung Koperasi Deprindo yang digagas Sekretaris DPW Tri Endar Wahyudi sebagai pilar ekonomi anggota. Model ini direncanakan direplikasi ke seluruh DPW Deprindo di Indonesia. Sedangkan unsur akademisi diperkuat dengan bergabungnya Guru Besar FEB Universitas Diponegoro Akhmad Syakir Kurnia sebagai Dewan Penasihat DPW.
Agenda muswil juga diisi dengan diskusi mengenai perluasan akses perumahan bagi petani dan nelayan. Dua sektor ini selalu tertinggal dalam pembiayaan hunian.
Muncul usulan skema kolaboratif lintas ekosistem agar kedua kelompok ini memperoleh hak setara atas rumah layak.
Deprindo Jateng berkomitmen membangun ekosistem properti inklusif dan berkeadilan, dengan menempatkan petani serta nelayan sebagai prioritas.