Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) terus berupaya membantu menangani sejumlah permasalahan para transmigrasi. Adapun salah satu yang masih menjadi permasalahan para transmigrasi, yakni konflik kawasan.
Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi mengatakan, terdapat sejumlah permasalahan yang dialami warga transmigrasi yang kini sedang ditangani. Tidak dapat dipungkiri, Kementrans masih menemukan permasalahan konflik wilayah transmigrasi dengan hutan yang sebelumnya telah ditempati warga transmigrasi.
Advertisement
"Apabila ada kawasan hutan di dalam kawasan transmigrasi, maka Kementerian Kehutanan harus melepas hak hutannya di kawasan transmigrasi," ujar Viva Yoga, Minggu, (8/2/2026).
Viva Yoga menjelaskan, Kementrans telah berusaha melakukan komunikasi aktif dengan Kementerian Kehutanan. "Proses pelepasan kawasan hutan sudah berjalan di sejumlah daerah," jelas Viva Yoga.
Kementrans juga akan berusaha untuk membantu warga transmigrasi menyelesaikan permasalahan konflik wilayah yang dialami warga. "Saat ini Kementerian Kehutanan sudah melepas kawasan hutan yang tumpag tindih dengan kawasan transmigrasi di 19 daerah," terang Viva Yoga.
Kementrans akan berupaya untuk membantu memfasilitasi permasalahan status wilayah warga transmigrasi. "Kalau masih ada yang masih belum selesai lapor ke kami, kami akan proses sesuai dengan peraturan," terang Viva Yoga.
Viva Yoga mengungkapkan, terdapat sejumlah daerah yang mengajukan daerahnya sebagai lokasi kawasan transmigrasi. Kementrans akan berupaya dan meninjau daerah tersebut apabila akan dibuka untuk kawasan transmigrasi.
"Sekarang ini ada sekitar 61 pemerintah daerah yang mengajukan daerahnya untuk dibuka kawasan transmigrasi," ungkap Viva Yoga.
Meningkatnya Transformasi Transmigrasi
Viva Yoga menilai, adanya pengajuan daerah membuka wilayahnya menjadi kawasan transmigrasi menunjukan meningkatnya transformasi transmigrasi. Hal itu menunjukan transmigrasi bukan sekedar pemindahan penduduk, namun membuka wilayah peningkatan ekonomi baru.
"Jadi sekarang proses transformasi transmigrasi itu tidak semata hanya untuk memindahkan semua penduduk, tapi kita menginginkan sebuah kawasan ekonomi transmigrasi yang terintegrasi, dimana di dalamnya kawasan ekonomi yang mampu untuk melahirkan sumberdaya manusia yang tinggi di kawasan transmigrasi, menciptakan produk UMKM yang bisa digunakan untuk menambah pendapatan bagi masyarakat di kawasan transmigrasi," ungkap Viva Yoga.
Viva Yoga menuturkan, pembukaan kawasan transmigrasi di daerah lain dapat membuka dan menciptakan peluang pekerjaan di kawasan transmigrasi dengan program hilirasasi.