Liputan6.com, Jakarta - Dekorasi imlek berperan penting dalam menciptakan suasana perayaan yang hangat dan penuh makna di dalam rumah. Penggunaan warna khas serta ornamen tradisional mampu menghadirkan nuansa meriah sekaligus simbol keberuntungan bagi keluarga.
Penataan dekorasi imlek yang tepat dapat mempercantik ruangan tanpa harus tampil berlebihan. Pemilihan hiasan yang selaras dengan konsep interior membantu menciptakan tampilan yang rapi, harmonis, dan tetap nyaman dipandang.
Advertisement
Selain berfungsi sebagai pemanis ruangan, dekorasi imlek juga merepresentasikan harapan baik di tahun yang baru. Suasana rumah yang tertata indah dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus mempererat kebersamaan selama momen perayaan.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang dekorasi Imlek, Minggu (8/2/2026).
1. Lampion (Denglong)
Lampion merupakan dekorasi Imlek paling ikonik yang melambangkan cahaya, harapan, dan kedamaian. Pemasangannya dipercaya mampu mengusir energi negatif serta membawa kebahagiaan ke dalam rumah. Bentuk bulat mencerminkan keharmonisan keluarga, sementara motif naga dan ikan melambangkan keberanian, kekuatan, serta kemakmuran.
2. Karakter Fu (福)
Karakter Fu berarti keberuntungan atau berkah dan hampir selalu hadir dalam dekorasi Imlek. Penempatan terbalik di pintu atau jendela melambangkan bahwa keberuntungan telah tiba dan siap menyertai keluarga sepanjang tahun.
3. Angpao (Amplop Merah)
Selain sebagai simbol berbagi rezeki, angpao juga kerap dijadikan elemen dekorasi. Angpao yang digantung atau dirangkai dipercaya membawa energi positif dan memperkuat suasana perayaan yang penuh sukacita.
4. Hiasan Naga
Naga merupakan simbol kekuatan, kejayaan, dan kemakmuran dalam budaya Tionghoa. Kehadiran hiasan naga dalam bentuk patung, gambar, atau lampion memberikan kesan megah sekaligus penuh wibawa.
5. Bunga Mei Hwa (Plum Blossom)
Bunga ini melambangkan ketekunan dan harapan karena mampu mekar di tengah musim dingin. Mei Hwa sering dijadikan simbol awal baru dan semangat menghadapi tantangan di tahun yang akan datang.
6. Pohon Kumquat
Pohon kumquat melambangkan kemakmuran dan keberuntungan berlimpah. Buahnya yang berwarna oranye keemasan menyerupai koin emas, sehingga sering ditempatkan di ruang tamu atau depan rumah.
7. Bunga Peony
Peony dikenal sebagai lambang kekayaan, kehormatan, dan kemewahan. Bunga ini sering digunakan sebagai dekorasi utama untuk menciptakan tampilan rumah yang elegan saat Imlek.
8. Bunga Aster atau Krisan
Aster dan krisan digunakan sebagai hiasan pelengkap yang memberikan kesan segar dan menenangkan. Kehadirannya membantu menyeimbangkan dekorasi agar tidak terlihat terlalu padat.
9. Cherry Blossom atau Sakura
Sakura melambangkan keindahan, pembaruan, dan harapan baru. Dekorasi ini populer untuk memberikan sentuhan modern sekaligus mempercantik sudut ruangan.
10. Kuplet Imlek (Chunlian)
Kuplet Imlek berupa kaligrafi berisi doa, harapan, dan pesan positif untuk tahun baru. Biasanya ditempel di sisi pintu masuk sebagai simbol penyambutan rezeki dan kebahagiaan.
11. Pohon Angpao
Pohon angpao dihiasi amplop merah atau ornamen emas yang melambangkan kemakmuran dan rezeki berlimpah. Dekorasi ini juga menjadi daya tarik visual yang kuat.
12. Lilin Imlek
Lilin Imlek berfungsi menciptakan suasana hangat dan tenang. Selain memperindah ruangan, lilin juga melambangkan penerangan dan harapan di tahun yang baru.
13. Hiasan Barongsai
Barongsai merupakan simbol kegembiraan dan keberuntungan. Hiasan ini mampu menghadirkan nuansa meriah serta memperkuat identitas budaya Imlek.
14. Hiasan Dinding Bertema Shio
Dekorasi shio tahun berjalan dipercaya membawa keberuntungan dan relevansi dengan siklus tahun baru. Cocok digunakan sebagai hiasan dinding atau meja.
15. Jeruk Mandarin
Jeruk mandarin melambangkan kemakmuran dan keberuntungan karena pelafalannya identik dengan kata emas. Buah ini sering dijadikan dekorasi sekaligus sajian untuk tamu.
16. Chinese Knot dan Slinger Rumbai Imlek
Chinese knot melambangkan keberuntungan, keharmonisan, dan umur panjang. Dipadukan dengan slinger rumbai merah berornamen Fu, lampion mini, dan angpao, dekorasi ini menciptakan tampilan yang meriah dan penuh simbol positif.
Makna dan Palet Warna Dominan dalam Dekorasi Imlek
Dalam tradisi perayaan Imlek, pemilihan warna memiliki peran penting karena sarat dengan makna simbolis. Warna-warna yang digunakan tidak hanya berfungsi sebagai pemanis dekorasi, tetapi juga dipercaya membawa energi positif, keberuntungan, serta harapan baik bagi yang merayakannya.
1. Merah
Merah menjadi warna utama dalam dekorasi Imlek karena melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, semangat hidup, dan perlindungan dari energi negatif. Tradisi penggunaan warna merah berakar dari legenda Nian, makhluk buas yang dipercaya takut pada warna ini, sehingga merah diyakini mampu mengusir roh jahat dan membawa keberkahan.
2. Emas
Warna emas sering dipadukan dengan merah karena melambangkan kekayaan, kemakmuran, dan kemenangan. Kilau emas memancarkan kesan hangat, mewah, serta energi positif yang kuat dalam perayaan Imlek.
3. Kuning
Kuning identik dengan unsur Bumi dan melambangkan kebijaksanaan, loyalitas, kebahagiaan, serta suasana hati yang cerah. Warna ini juga sering dikaitkan dengan kekuasaan, kehormatan, dan status tinggi.
4. Hijau
Hijau menyimbolkan kesejahteraan, kesuburan, regenerasi, serta pertumbuhan. Dalam dekorasi Imlek, warna ini mencerminkan harapan baru, harmoni, dan kejernihan dalam menyambut tahun yang akan datang.
5. Merah Muda
Merah muda membawa aura lembut yang melambangkan nasib baik dan sukacita. Warna ini dikaitkan dengan energi cinta, kehangatan emosional, serta kebahagiaan dalam hubungan keluarga.
6. Biru
Biru memberikan kesan sejuk, tenang, dan damai. Warna ini melambangkan ketenangan, penyembuhan, serta rasa percaya diri dan optimisme dalam menyongsong hari-hari baru.
Warna yang Sebaiknya Dihindari untuk Dekorasi Imlek
Meskipun perayaan Imlek identik dengan warna-warna cerah dan penuh energi positif, terdapat beberapa warna yang sebaiknya dihindari dalam dekorasi.
Dalam tradisi Feng Shui, warna-warna tertentu memiliki konotasi kurang baik dan tidak sesuai dengan suasana perayaan yang sarat sukacita.
1. Putih
Warna putih melambangkan kematian dan suasana duka dalam budaya Tionghoa. Warna ini umum digunakan dalam upacara pemakaman dan dipercaya membawa energi yang kurang baik, sehingga tidak dianjurkan untuk dekorasi Imlek.
2. Hitam
Hitam sering dikaitkan dengan kesedihan, kesialan, dan energi negatif. Dalam Feng Shui, warna ini tidak disarankan digunakan pada momen perayaan atau hari baik seperti Imlek karena dianggap dapat mengurangi keberuntungan.
Q & A Seputar Topik
Apa warna utama dekorasi Imlek dan maknanya?
Warna utama dekorasi Imlek adalah merah dan emas. Merah melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan perlindungan, sementara emas melambangkan kekayaan dan kemakmuran.
Mengapa karakter "Fu" sering ditempel terbalik pada dekorasi Imlek?
Karakter "Fu" yang berarti keberuntungan sering ditempel terbalik karena bunyi "terbalik" (倒, dào) mirip dengan "tiba" (到, dào), melambangkan "keberuntungan telah tiba".
Warna apa yang sebaiknya dihindari dalam dekorasi Imlek dan mengapa?
Warna putih dan hitam sebaiknya dihindari karena masing-masing melambangkan duka cita dan kurang membawa keberuntungan dalam tradisi Feng Shui.
Apa saja ide dekorasi Imlek yang cocok untuk toko atau rumah makan?
Ide dekorasi yang cocok meliputi penggunaan lampion merah, perpaduan warna merah dan emas, hiasan bunga, angpao sebagai dekorasi, dan kaligrafi China.
Kapan perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini?
Tahun Baru Imlek tahun ini jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026.