Niat Menolong, 2 Bocah SD Malah Tewas Tenggelam di Waduk Komplek TNI AL Jakut

Dua bocah SD tewas tenggelam saat berenang di waduk belakang STTAL Komplek TNI AL Kodamar, Kelapa Gading, Jakut. Mereka sempat berupaya menolong teman lainnya.

oleh Nanda Perdana PutraDiterbitkan 06 Februari 2026, 20:25 WIB
Dua bocah SD tewas tenggelam saat berenang di waduk belakang STTAL Komplek TNI AL Kodamar, Kelapa Gading, Jakut. Mereka sempat berupaya menolong teman lainnya. (Foto: Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Dua bocah SD tewas tenggelam saat berenang di waduk belakang Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) Komplek TNI AL Kodamar, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (6/2/2026). Mereka sempat berupaya menolong teman lainnya.

“Kedua korban tenggelam remaja berinisial RS (12) yang merupakan siswa Kelas 6 SD dan IAA (11) tahun pelajar kelas 4 SD,” tutur Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim di Jakarta, seperti dilansir dari Antara.

Kiki menyebut, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Kedua korban diketahui berenang di area waduk tanpa pengawasan orang dewasa.

Adapun berawal saat korban RS dan IAA bersama dua saksi, yakni PT dan TD berencana menuju waduk belakang STTAL Komplek TNI AL Kodamar. Tujuannya memang bermaksud untuk berenang.

Mereka sempat menunggu IAA yang sedang melaksanakan piket pembersihan kelas di SDN 01 Kelapa Gading Barat, selama kurang lebih 10 menit. Setelah itu, keempatnya berangkat ke lokasi bersama.

Sesampai di waduk, mereka duduk sebentar dan lanjut berenang di bagian pinggir waduk. Tiba-tiba, saksi PT dan TD hampir tenggelam.

Korban Panik dan Tenggelam

Ilustrasi Tenggelam (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Saat peristiwa itu, PT berhasil diselamatkan oleh RS. Sementara, TD ditolong IAA dengan cara mengulurkan tangan dan menariknya ke pinggir waduk.

Hanya saja, setelah menolong teman-temannya, IAA dan RS mendadak tertarik ke tengah waduk dan tenggelam. "Kedua korban panik dan tidak bisa berenang dan tenggelam,” kata Kiki.

Melihat kejadian tersebut, saksi TD dan PT meninggalkan lokasi untuk melaporkan kejadian itu ke orang tua korban. Sekitar pukul 13.55 WIB, keduanya berhasil ditemukan orang tua korban.

"Kedua korban dibawa ke RS Islam Cempaka Putih untuk dilakukan pemeriksaan selanjutnya," Kiki menandaskan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya