Pemprov DKI Dorong 'Jakarta Kota Sinema', SMA Muhammadiyah 3 dan IKJ Hadirkan 19 Film Pendek

IKJ dan SMA Muhammadiyah 3 Jakarta berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan identitas Jakarta sebagai kota yang ramah bagi kreativitas.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 05 Februari 2026, 16:00 WIB
SMA Muhammadiyah 3 Jakarta menjalin kerja sama dengan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) terkait produksi film pendek (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - SMA Muhammadiyah 3 Jakarta menjalin kerja sama dengan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) terkait produksi film pendek. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan langsung Rektor IKJ, Syamsul Maarif dengan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 3 Jakarta, Suranti di Kampus IKJ, Kamis (5/2/2026). ‎

Kolaborasi ini sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mewujudkan Jakarta sebagai Kota Sinema. MoU yang diteken menjadi payung pelaksanaan program pendampingan produksi film pendek karya siswa yang dikemas dalam Visual Talenta Festival and Booth of Culture (Vista Fest) 2026 bertema "Beyond The Ordinary-Youth Voice From Screen".‎

‎"MoU ini penting karena SMA Muhammadiyah 3 memiliki banyak kegiatan ekstrakurikuler seni. Melalui festival film pendek ini, ada 19 karya siswa yang akan kami dampingi dan nantinya diputar di bioskop," kata Rektor IKJ, Syamsul Maarif dalam keterangan tertulis, diterima Kamis (5/2/2026).

Dia mengatakan, kolaborasi ini penting karena membuka ruang pembelajaran seni yang konkret bagi peserta didik di tingkat sekolah menengah atas. Melalui kolaborasi ini, IKJ dan SMA Muhammadiyah 3 Jakarta berharap dapat menumbuhkan ekosistem pendidikan berbasis seni dan budaya visual, memperkuat talenta muda perfilman, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan identitas Jakarta sebagai kota yang ramah bagi kreativitas dan industri sinema.‎

Syamsul menjelaskan, dengan keterlibatan dosen Fakultas Film dan Televisi IKJ diharapkan mampu meningkatkan kualitas karya film pendeknya sekaligus memperkenalkan dunia perfilman secara profesional kepada pelajar.‎

‎"Dosen-dosen IKJ bisa berperan aktif meningkatkan kemampuan siswa dalam bidang film dan televisi. Ini juga bagian dari implementasi Jakarta sebagai kota sinema," terangnya.‎

‎Program Visual Talent Festival 2026 melibatkan guru dan siswa SMA Muhammadiyah 3 Jakarta dengan pendampingan alumni, dosen, serta mahasiswa IKJ yang berpengalaman di industri film layar lebar.‎

Dari proses tersebut, ditargetkan lahir 19 film pendek siswa yang direncanakan diputar dan diapresiasi melalui penayangan di bioskop komersial di Jakarta.

 

Pengembangan Nonakademik Siswa‎

‎Sementara, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 3 Jakarta, Suranti menuturkan, kerja sama ini sejalan dengan komitmen sekolah yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pengembangan nonakademik siswa.‎

‎"SMA Muhammadiyah 3 tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memberi perhatian besar pada potensi nonakademik. Salah satunya melalui Vista Fest, tempat anak-anak mengekspresikan kreativitas lewat film pendek," ungkapnya.‎

‎Menurutnya, program ini menjadi unggulan bagi peserta didik di Kelas XI dan merupakan proyek perdana produksi film pendek di sekolah.‎

‎"Proses kreatif dimulai sejak Januari hingga April 2026. Ini memang program baru dan menjadi perintis, tetapi kami optimistis karena didampingi langsung oleh IKJ," pungkasnya.‎

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya