Liputan6.com, Jakarta - Yogyakarta tidak hanya memukau dengan kekayaan budaya dan pesona wisatanya, tetapi juga dengan kuliner tradisionalnya yang khas dan memanjakan lidah. Salah satu hidangan legendaris yang selalu dicari adalah jenang, bubur manis dengan tekstur lembut dan cita rasa otentik yang kerap menjadi pilihan favorit untuk sarapan atau camilan di tengah hiruk pikuk aktivitas harian.
Jenang di Yogyakarta bukan sekadar makanan, tetapi bagian dari warisan kuliner yang dilestarikan secara turun-temurun oleh para penjualnya. Perpaduan rasa manis dan gurih jenang mampu menghadirkan nostalgia sekaligus memberikan energi bagi penikmatnya.
Advertisement
Memasuki tahun 2026, beberapa tempat makan jenang tetap menjadi primadona karena konsistensi rasanya. Berikut 8 rekomendasi tempat makan jenang di Yogyakarta yang patut dikunjungi untuk merasakan kelezatan bubur manis khas kota gudeg, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (5/2/2026).
1. Jenang Gempol Bu Yah, Aroma Tradisional yang Khas
Jenang Gempol Bu Yah dikenal luas dengan sajian jenang gempolnya yang unik dan otentik. Keistimewaan tempat ini terletak pada cara penyajiannya yang masih menggunakan daun pisang, memberikan aroma tradisional yang khas dan menggugah selera. Bahan gempol dan jenangnya dipilih dari beras khusus, menghasilkan tekstur yang pulen dan lembut saat disantap.
Selain jenang gempol yang menjadi andalan, Jenang Gempol Bu Yah juga menyajikan varian bubur lainnya yang tak kalah lezat. Anda bisa menikmati bubur sumsum yang lembut atau bubur mutiara yang kenyal, menambah pilihan bagi para penikmat kuliner tradisional. Dengan harga mulai dari Rp5.000 per porsi, tempat ini menawarkan pengalaman kuliner yang ramah di kantong.
Berlokasi di Pasar Pujokusuman, Jalan Kol. Sugiyono Nomor 9, Keparakan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, Jenang Gempol Bu Yah buka mulai pukul 06.00 WIB. Namun, disarankan untuk datang lebih awal karena jenang seringkali sudah habis dalam dua jam setelah dibuka, menunjukkan popularitasnya yang tinggi.
2. Jenang Bu Gesti Lempuyangan, Legenda Tiga Generasi
Jenang Gesti Lempuyangan merupakan salah satu tempat makan jenang legendaris di Yogyakarta yang telah mengukir sejarah panjang. Warung ini telah dijalankan oleh tiga generasi sejak tahun 1950-an, menjadikannya ikon kuliner yang patut diperhitungkan. Konsistensi rasa dan kualitas menjadi kunci keberhasilan mereka bertahan hingga kini.
Tempat ini menawarkan beragam varian jenang yang memanjakan lidah, mulai dari bubur sumsum yang creamy, jenang candil yang kenyal, hingga bubur mutiara yang manis. Bagi Anda yang ingin mencicipi semua kelezatan dalam satu porsi, jenang campur bisa menjadi pilihan tepat. Tekstur jenangnya yang lembut berpadu dengan cita rasa manis dan gurih yang pas, menciptakan harmoni rasa yang sempurna.
Berada di dalam Pasar Lempuyangan, Jalan Tegal Kemuning Nomor 183, Tegal Panggung, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta, Jenang Gesti Lempuyangan buka pukul 08.00-11.30 WIB. Seperti halnya tempat populer lainnya, disarankan untuk tidak datang terlalu siang agar tidak kehabisan sajian jenang favorit Anda.
3. Jenang Pasar Bringharjo Bu Darmini, Antrean Panjang di Pusat Kota
Berlokasi strategis di pintu selatan Pasar Bringharjo, Jenang Bu Darmini adalah pilihan legendaris lainnya yang tak boleh dilewatkan saat berburu jenang di Yogyakarta. Popularitasnya seringkali membuat pembeli rela antre panjang demi menikmati kelezatan sajian tradisional ini, membuktikan kualitas dan cita rasanya yang tak diragukan.
Tempat ini menyajikan beragam varian jenang yang menggoda selera, termasuk jenang monte atau bubur mutiara, jenang candil yang kenyal, jenang wajik, serta bubur sumsum yang lembut. Jika Anda merasa bingung untuk memilih, jenang campur bisa menjadi solusi terbaik untuk menikmati semua varian dalam satu porsi yang memuaskan. Setiap cup jenang dibanderol sekitar Rp10.000, menawarkan nilai yang sepadan dengan kelezatannya.
Jenang Bu Darmini dapat ditemukan di Jalan Pabringan Nomor 16, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, dan buka mulai pukul 08.30-15.00 WIB. Lokasinya yang mudah dijangkau di pusat kota menjadikannya pilihan ideal bagi wisatawan maupun warga lokal yang ingin mencicipi jenang legendaris.
4. Jenang 8 Rasa Bu Jum, Delapan Varian dalam Satu Sajian
Bagi Anda yang mencari pengalaman kuliner jenang yang unik dan beragam, Jenang 8 Rasa Bu Jum adalah destinasi yang tepat. Tempat makan jenang di Yogyakarta ini menawarkan delapan variasi rasa dalam satu sajian, memberikan kebebasan bagi pelanggan untuk bereksplorasi. Pilihan rasanya sangat bervariasi, mulai dari jenang sumsum, kacang hijau, ketan hitam, gendrul, biji salak, ubi rambat, pati garut, angkrang, mutiara, hingga candil.
Keunikan Jenang 8 Rasa Bu Jum terletak pada kemampuannya untuk memadukan berbagai rasa dan tekstur dalam satu mangkuk, menciptakan sensasi yang berbeda di setiap suapan. Anda bisa memesan jenang campur-campur untuk menikmati semua varian sekaligus, atau memilih kombinasi rasa sesuai selera pribadi. Fleksibilitas ini menjadikan Jenang 8 Rasa Bu Jum sangat populer di kalangan penikmat jenang.
Dengan harga mulai dari Rp5.000 untuk cup gelas dan Rp10.000 untuk cup mangkok, serta varian tertentu seharga Rp14.000, Jenang 8 Rasa Bu Jum menawarkan harga yang kompetitif. Lokasinya berada di Pasar Tradisional Kranggan, dan buka pukul 07.00-13.00 WIB, menjadikannya pilihan sarapan atau camilan pagi yang sempurna.
5. Jenang Gempol Bu Atik, Cita Rasa Klasik yang Otentik
Jenang Gempol Bu Atik adalah salah satu tempat yang menyajikan jenang gempol dengan cita rasa klasik yang otentik, memanjakan lidah para penggemar kuliner tradisional. Tempat ini menjadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin menikmati sajian jenang dengan resep turun-temurun yang terjaga kualitasnya. Setiap suapan akan membawa Anda pada pengalaman rasa jenang gempol yang sesungguhnya.
Berlokasi di Pasar Caturtunggal, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Jenang Gempol Bu Atik mudah dijangkau dan sering menjadi tujuan utama bagi mereka yang mencari sarapan tradisional. Dengan harga sekitar Rp9.000 per cup, Anda bisa menikmati kelezatan jenang gempol yang dibuat dengan penuh dedikasi.
Jenang Gempol Bu Atik buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Mengingat jam bukanya yang terbatas, disarankan untuk datang lebih awal agar tidak kehabisan dan dapat menikmati sajian jenang gempol klasik ini.
6. Jenang Papringan Mbah Sastro, Manis Legit yang Menggugah Selera
Jenang Papringan Mbah Sastro menawarkan pengalaman kuliner jenang yang manis legit dan sangat menggugah selera. Tempat ini dikenal dengan kombinasi candil dan ketan hitam yang sempurna, menciptakan perpaduan rasa dan tekstur yang kaya. Bagi Anda yang menyukai jenang dengan rasa manis yang mendalam dan tekstur kenyal, Jenang Papringan Mbah Sastro adalah pilihan yang tepat.
Kelezatan jenang di sini tidak hanya berasal dari resep tradisional, tetapi juga dari pemilihan bahan-bahan berkualitas yang diolah dengan cermat. Setiap porsi jenang disajikan dengan porsi yang pas, memastikan kepuasan pelanggan dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp4.000.
Berlokasi di Jalan Petung, Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jenang Papringan Mbah Sastro memiliki jam buka yang unik. Tempat ini mulai beroperasi pada sore hari, tepatnya pukul 16.00 WIB, menjadikannya pilihan ideal untuk camilan sore atau hidangan penutup setelah beraktivitas.
7. Jenang Yu Jumilah Pasar Ngasem, Ikon Kuliner Pagi yang Legendaris
Jenang Yu Jumilah di Pasar Ngasem adalah salah satu kuliner legendaris yang tetap menjadi favorit di tahun 2026, menarik banyak pengunjung setiap pagi. Pasar Ngasem sendiri dikenal sebagai pusat kuliner pagi yang autentik dan selalu ramai, menawarkan berbagai hidangan tradisional yang menggugah selera. Jenang Yujumilah menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Tempat ini menawarkan delapan varian jenang tradisional yang kaya rasa, termasuk jenang sumsum, jenang lobe-lobe, jenang candil telo, dan jenang ketan hitam. Jenang Gempol Pasar Ngasem telah berjualan lebih dari 25 tahun, dikenal dengan tekstur kental dan rasa autentik gurih gempol serta manis gula jawa yang khas.
Berlokasi di Pasar Ngasem, Patehan, Kraton, Yogyakarta, Jenang Yujumilah selalu dipadati pengunjung sejak pagi hari. Meskipun harga spesifik tidak disebutkan, kuliner di Pasar Ngasem dikenal memiliki harga yang bersahabat, menjadikannya pilihan yang ekonomis untuk menikmati jenang legendaris ini.
8. Jenang Yu Mar (ꦗꦼꦤꦁꦪꦸꦩꦂ), Sajikan Berbagai Varian Jenang Tradisional
Jenang Yu Mar merupakan destinasi kuliner legendaris di kawasan Kotagede yang menyajikan berbagai varian jenang tradisional Jawa. Tekstur jenangnya dikenal lembut dengan perpaduan rasa manis gurih yang pas. Menu favorit pengunjung adalah Jenang Campur, yang terdiri dari kombinasi berbagai jenis jenang dalam satu wadah.
Tempat makan ini berlokasi di Jl. Kebun Raya No.11, Rejowinangun, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta, tepatnya berada di depan pintu masuk atau gerbang timur Gembira Loka Zoo. Buka setiap hari kecuali hari Selasa, mulai pukul 06:00 hingga 09:00 WIB, namun sangat disarankan untuk datang lebih awal karena stoknya sering kali sudah habis sebelum waktu tutup resmi.
Dengan harga yang sangat terjangkau mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000 per porsi, pengunjung sudah bisa menikmati porsi kenyang jenang tradisional yang autentik dan melegenda di Yogyakarta.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa itu jenang?
Jenang adalah bubur manis tradisional Indonesia dengan beragam varian rasa dan tekstur, sering menjadi pilihan sarapan atau camilan.
2. Mengapa jenang di Yogyakarta begitu populer?
Jenang di Yogyakarta populer karena merupakan bagian dari warisan kuliner yang dilestarikan turun-temurun, menawarkan cita rasa otentik manis dan gurih.
3. Kapan waktu terbaik untuk menikmati jenang di Yogyakarta?
Sebagian besar tempat jenang buka sejak pagi hari, sehingga waktu terbaik adalah pagi untuk sarapan atau camilan sebelum habis.
4. Berapa kisaran harga jenang di tempat-tempat rekomendasi ini?
Harga jenang di tempat-tempat rekomendasi ini umumnya sangat terjangkau, mulai dari Rp4.000 hingga Rp14.000 per porsi.
5. Apa saja varian jenang yang paling umum ditemukan?
Varian jenang yang umum ditemukan meliputi bubur sumsum, jenang candil, bubur mutiara (monte), jenang ketan hitam, dan jenang gempol.