Menpar Tanggapi Nilai 50 dari DPR: Itu Subjektif, Hasil Kerja Kami Sangat Baik

Menpar Widyanti Putri Wardhana angkat bicara soal penilaian 50 dari 100 yang diberikan anggota Komisi VII DPR Yoyok Riyo Sudibyo terhadap kinerjanya.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 04 Februari 2026, 23:09 WIB
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana meluncurkan agenda SEABEF 2025 dan WITF 2025 yang akan berlangsung pada 9--12 Oktober di NICE PIK 2, Jakarta. (dok. Biro Komunikasi Publik Kemenpar)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pariwisata (Menpar) Widyanti Putri Wardhana angkat bicara soal penilaian 50 dari 100 yang diberikan anggota Komisi VII DPR Yoyok Riyo Sudibyo terhadap kinerjanya. Dia mengaku tidak mempersoalkan hal tersebut.

“Enggak masalah, subjektif itu karena nggak semuanya menilai seperti itu," kata Widiyanti di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Menurutnya, nilai tersebut hanya diberikan oleh satu orang di antara banyaknya anggota DPR. Dia pun mengklaim ada banyak anggota lain yang justru memberikan apresiasi terhadapnya.

"Anggotanya cuma satu. Kemarin anggotanya kan di Komisi VII kan banyak ya. Ini subjektif ya, jadi banyak yang mengapresiasi. Mungkin satu dari semua itu memberi nilai 50. Jadi mungkin ada hal-hal yang subjektiflah," ujarnya.

Widyanti menegaskan, capaian Kemenpar sangat baik sepanjang 2025, yang bahkan telah melampaui target.

"Hasil kerja kami 2025 itu sangat baik,” pungkasnya.

Sebelumnya, anggota DPR dari Komisi VII Yoyok Riyo Sudibyo menyoroti kinerja Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana. Menurut Yoyok, kerja Menpar belum maksimal dan baru mendapat nilai 50.

Hal itu disampaikan Yoyok dalam rapat kerja Komisi VII DPR bersama Kemenpar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2026). Yoyok mulanya menyoroti penyerapan anggaran yang belum menyentuh akar rumput.

"Penyerapan anggaran yang akan datang ini harus benar-benar sampai ke pelaku wisata ke bawah, Bu. Jangan sampai malah habis anggaran yang digunakan ke dalam kementerian Ibu sendiri atau bahkan yang paling tinggi levelnya misalkan ada seminar sana-seminar sini, ke sana-ke sini, ke sana-ke sini," ujar Yoyok dalam rapat.

Dinilai Kerja Seperti EO

Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo memberi keterangan saat seminar Kekuatan Perempuan Inspirasi Perubahan di Jakarta, Sabtu (23/4/2016). Diskusi ini bagian peringatan 2 tahun gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

 

Ia juga mengingatkan, bahwa Kemenpar bukan sekadar pembuat event saja melainkan pembuat regulasi bagi pelaku wisata terutama yang kecil.

"Jangan pula kementerian Ibu itu nantinya malah justru, mohon maaf nih ya, kayak sebagai EO aja itu lho. Jadi semacam event organizer nasional gitu. Luar biasa gemanya, cuman enggak sampai lagi ke pelaku-pelaku wisata yang ada di bawahnya," kritik dia.

Yoyok juga menyoroti tiket pesawat domestik yang sangat mahal. Ia lantas memberikan nilai 50 dari 100 untuk kinerja Widiyanti sebagai Menpar.

"Kalau saya boleh menilai 100, nilai secara ujian bener semua kan 100, saya menilai Ibu masih 50. Maaf nih, Bu. Ibu seorang menteri yang paling cantik nih di kabinetnya Pak Prabowo. Ini kalau kepiawaian Ibu enggak bisa diragukan lagi. Ini kalau Ibu gunakan, pakai untuk bisa nembus seluruh kementerian yang ada hubungannya dengan Ibu, ini kan sangat luar biasa," tegasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya