CATL Klaim Baterai 5C Tahan 1,8 Juta Km, Isi Penuh Cuma 12 Menit

Produsen baterai asal Tiongkok CATL mengklaim baterai 5C terbarunya mampu mempertahankan 80 persen kapasitas atau setara 1,8 juta km.

oleh Azkal AzkiaDiterbitkan 04 Februari 2026, 16:08 WIB
Pemasok bahan baku baterai litium di Tiongkok mengumumkan kenaikan harga signifikan. (carnewschina.com)

Liputan6.com, Jakarta - Produsen baterai asal Tiongkok CATL mengklaim baterai 5C terbarunya mampu mempertahankan 80 persen kapasitas setelah 3.000 siklus atau setara 1,8 juta km, sekaligus menawarkan pengisian ultra cepat sekitar 12 menit.

Raksasa baterai asal Tiongkok CATL mengklaim baterai 5C terbarunya tahan hingga 80 persen kapasitasnya setelah 3.000 siklus atau 1,8 juta km. Adapun siklus hidupnya enam kali lipat dari rata-rata industri saat ini. 

Disitat dari laman Carnewschina, baterai 5C yang diperkenalkan CATL dalam video resminya pada 29 Januari lalu menegaskan posisi dari teknologi tersebut sebagai terobosan daya tahan pengisian daya ultra fast-charging

Pasalnya, dalam kondisi panas ekstrem hingga 60 derajat celcius atau setara dengan suhu musim panas di Dubai, baterai tersebut dapat mempertahankan 80 persen kapasitasnya setelah 1.400 siklus atau setara dengan 840.000 km. Hal tersebut bahkan melampaui sel lithuim-ion komersial yang tersedia saat ini. 

Peringkat “C” menunjukkan laju pengisian dan pengosongan. Baterai 5C dapat menyelesaikan pengisian penuh dalam waktu sekitar 12 menit, menempatkannya dalam kategori pengisian daya ultra cepat. 

Untuk mencapai hal ini, baterai harus mempertahankan stabilitas struktural dan keamanan termal selama pengoperasian dengan laju tinggi.

Adapun peningkatan masa pakai siklus dengan tiga inovasi teknologi utama yang dikaitkan oleh CATL. Meliputi lapisan katoda, aditif perbaikan, dan lapisan responsif. 

Pertama, lapisan katoda yang lebih padat dan seragam mengurangi degradasi struktural dan membatasi kehilangan ion logam selama pengisian dan pengosongan daya tinggi.

Kedua, aditif perbaikan eksklusif dalam elektrolit mengidentifikasi dan menutup retakan mikro sekaligus mengurangi kehilangan litium yang tidak dapat dipulihkan. 

Ketiga, lapisan responsif suhu pada permukaan pemisah memperlambat migrasi ion ketika suhu lokal meningkat, memberikan perlindungan yang mengatur sendiri dan mengurangi risiko pelarian termal.

Sistem Manajemen Baterai yang Ditingkatkan

Sistem manajemen baterai 5C juga ditingkatkan oleh CATL yang kini dapat mengarahkan cairan pendingin ke titik-titik panas di dalam paket baterai, meningkatkan konsistensi termal, serta memperpanjang umur paket baterai. 

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemudahan penggunaan sehari-hari untuk kendaraan listrik. 

Baterai 5C yang baru dirancang untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat akan pengisian daya cepat dan biaya siklus hidup total yang lebih rendah, khususnya untuk aplikasi frekuensi tinggi seperti truk berat listrik, taksi, dan kendaraan layanan transportasi daring.

Namun, hingga Februari 2026, CATL belum mengumumkan jadwal produksi massal atau menentukan kendaraan mana yang akan menjadi yang pertama menggunakan baterai 5C yang telah ditingkatkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya