Liputan6.com, Jakarta - CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyampaikan keyakinannya bahwa pasar modal akan menunjukkan pemulihan pada awal pekan depan. Optimisme tersebut muncul setelah berbagai langkah responsif yang diambil otoritas dan pemangku kepentingan pasar dalam beberapa hari terakhir.
“Jadi insyaallah saya yakin hari Senin dan berikutnya pasar luar kita akan rebound dan akan berjalan dengan baik,” ujar Rosan kepada wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (1/2/2026).
Advertisement
Rosan mengungkapkan dirinya berkomunikasi dengan investor luar negeri dalam dua hari terakhir. Dari komunikasi tersebut, ia melihat adanya pemahaman yang semakin baik terhadap kondisi pasar Indonesia serta respons positif terhadap sejumlah langkah reformasi yang tengah disiapkan.
“Saya meyakini insya Allah dengan beberapa hal yang terjadi di beberapa hari ini dan sudah direspon secara responsif dengan positif Saya meyakini market akan, penimannya akan positif juga karena saya pun berbicara dalam dua hari terakhir ini dengan para investor luar,” jelasnya.
Kebijakan yang Diapresiasi Investor
Salah satu kebijakan yang mendapat apresiasi dari investor global adalah peningkatan porsi saham beredar free float menjadi 15 persen. Menurut Rosan, langkah tersebut dinilai sebagai sinyal perbaikan tata kelola dan likuiditas pasar.
Selain itu, investor juga menyampaikan masukan terkait aspek keterbukaan kepemilikan saham. Selama ini, kewajiban keterbukaan umumnya berlaku bagi kepemilikan di atas 5 persen.
Rosan menyebut investor asing, berharap ambang batas tersebut bisa diturunkan agar transparansi meningkat dan potensi pembentukan harga yang tidak wajar dapat ditekan.
Ia menilai, jika berbagai masukan tersebut dijalankan, tingkat kepercayaan investor terhadap pasar Indonesia akan semakin kuat. Terlebih, menurutnya, langkah-langkah yang telah dilakukan dalam beberapa hari terakhir sudah mendapatkan respons yang konstruktif dari pelaku pasar global.