Trump: Iran Bernegosiasi dengan AS, Opsi Militer Masih Terbuka

Trump juga menyebut bahwa pihaknya tidak dapat membagikan rencana militernya dengan para sekutu Teluk saat bernegosiasi dengan Iran.

oleh Tim GlobalDiterbitkan 01 Februari 2026, 13:09 WIB
Presiden Donald Trump berbicara kepada media selama konferensi pers di klub Mar-a-Lago miliknya pada 3 Januari 2026, di Palm Beach, Florida. (Joe Raedle/Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Sabtu (31/1/2026) mengatakan bahwa Iran sedang melakukan negosiasi dengan AS.

"Rencananya adalah Iran bernegosiasi dengan kami dan kita akan lihat apakah ada yang bisa kita lakukan. Jika tidak, kita akan lihat apa yang terjadi," kata Trump kepada seorang koresponden Fox News, dikutip dari Antara News, Minggu (1/2).

Ia mengungkapkan bahwa "terakhir kali mereka bernegosiasi, kita harus melucuti senjata nuklir mereka dan Anda tahu itu tidak berhasil. Kemudian kita melucutinya dengan cara yang berbeda, dan kita akan lihat apa yang terjadi."

"Kita memiliki armada besar yang sedang menuju Iran, lebih besar daripada yang pernah kita kerahkan, dan sebenarnya masih ada di Venezuela," kata Trump.

Trump juga mengatakan bahwa AS tidak dapat membagikan rencana militernya dengan para sekutu Teluk saat bernegosiasi dengan Iran.

"Kita tidak bisa memberi tahu mereka (para sekutu Teluk) apa rencananya. Jika saya memberi tahu mereka rencananya, itu hampir sama buruknya dengan memberi tahu Anda, bahkan bisa lebih buruk lagi," kata Trump, menanggapi laporan bahwa sekutu-sekutu Teluk masih belum mengetahui rencana intervensi potensial AS yang melibatkan Iran.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya