Liputan6.com, Jakarta - Liga Italia Serie A 2025/2026 semakin memanas menjelang bergulirnya pekan ke-23. Inter Milan mempertahankan dominasinya di posisi teratas klasemen Liga Italia, menunjukkan performa konsisten sepanjang musim.
Tim-tim lain di papan atas juga terus berjuang keras untuk mengamankan tiket ke kompetisi Eropa, sementara di zona degradasi, pertarungan untuk bertahan di Serie A tak kalah sengit.
Advertisement
Inter Milan tengah ditempel AC Milan, AS Roma, Napoli, dan Juventus, menciptakan persaingan yang mendebarkan di setiap pertandingan. Kejutan juga datang dari tim promosi Como yang berhasil merangsek ke papan atas, menambah dinamika menarik dalam perburuan gelar dan tiket kompetisi Eropa.
Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, setiap poin menjadi sangat berharga bagi ambisi masing-masing tim di Serie A musim ini.
Dominasi Inter Milan di Puncak Klasemen
Inter Milan masih kokoh di puncak klasemen Liga Italia atau Serie A hingga memasuki pekan ke-22. Tim berjuluk Nerazzurri ini berhasil mengumpulkan 52 poin dari 22 pertandingan yang telah dilakoni.
Performa impresif Inter Milan ditunjukkan dengan catatan 17 kemenangan, 1 hasil seri, dan hanya 4 kekalahan, serta selisih gol +31. Kemenangan telak 6-2 atas Pisa pada pertandingan terakhir semakin mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di liga.
Konsistensi ini menjadikan Inter Milan sebagai kandidat kuat peraih scudetto musim ini.
Persaingan Ketat Zona Liga Champions dan Liga Europa
Di bawah Inter Milan, persaingan untuk zona Liga Champions dan Liga Europa semakin memanas. AC Milan berada di posisi kedua dengan 47 poin dari 22 pertandingan, hasil dari 13 kemenangan, 8 seri, dan hanya 1 kekalahan. Tambahan satu poin membuat AC Milan tetap bertahan di posisi kedua klasemen Liga Italia 2025/2026.
AS Roma dan Napoli menempati posisi ketiga dan keempat, keduanya mengoleksi 43 poin dari 22 pertandingan. AS Roma unggul selisih gol dengan 14 kemenangan, 1 seri, dan 7 kekalahan, sementara Napoli mencatatkan 13 kemenangan, 4 seri, dan 5 kekalahan. Juventus juga menjaga asa untuk bisa masuk ke Liga Champions setelah bertengger di peringkat kelima dengan 42 poin dari 22 laga.