Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menghijau pada perdagangan saham Senin, (26/1/2026). Kenaikan IHSG hari ini di tengah lonjakan sektor saham basic dan transaksi harian saham BHAT di pasar negosiasi.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,27% ke posisi 8.975,33. Indeks saham LQ45 melesat 1,01% ke posisi 882,43. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau. Pada perdagangan saham Senin pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 9.058,04. Pada sesi kedua, IHSG sempat berbalik arah melemah. IHSG menyentuh posisi terendah di 8.923,52.
Advertisement
Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus menuturkan, bursa regional Asia cenderung melemah terbebani oleh ketegangan geopolitik dan menjelang keputusan suku bunga the Federal Reserve (the Fed) pekan ini.
"Dari mancanegara, pelaku pasar mencermati meningkatnya risiko konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah, setelah kapal induk AS dikerahkan ke wilayah tersebut sebagai bagian dari peningkatan kekuatan militer seiring ketegangan dengan Iran,” ujar pria yang akrab disapa Nico ini seperti dikutip dari Antara.
Setidaknya tiga pesawat Angkatan Udara AS dipindahkan dari Jerman ke negara-negara di Timur Tengah, termasuk Kuwait dan Qatar, dalam dua hari terakhir, menurut data Flightradar24.
Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kapal-kapal Angkatan Laut AS sedang bergerak menuju Iran untuk berjaga-jaga. "Ketegangan geopolitik tersebut memicu kekhawatiran terhadap potensi eskalasi yang dapat mengganggu aliran energi," ujar Nico.
Selain itu, kekhawatiran perdagangan tetap ada setelah Trump mengancam akan mengenakan tarif 100 persen terhadap Kanada, apabila Ottawa mengejar kesepakatan perdagangan dengan China.
Di sisi lain, menjelang keputusan suku bunga bank sentral AS The Federal Reserve (the Fed), pelaku pasar mengamati secara cermat sinyal arah suku bunga acuan menjelang keputusan The Fed.
Dari dalam negeri, International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 5,0 persen pada 2025, dan meningkat menjadi 5,1 persen pada 2026, seiring meningkatnya kepercayaan pada kebijakan fiskal pro-pertumbuhan.
Sentimen IHSG
Di sisi lain, IMF meminta Bank Indonesia (BI) lebih berhati-hati dalam melakukan intervensi rupiah di pasar valuta asing, serta IMF menyampaikan nilai tukar rupiah harus tetap berfungsi sebagai peredam guncangan utama di tengah tingginya ketidakpastian global.
Pada awal pekan ini, sebanyak 428 saham melemah sehingga tahan kenaikan IHSG. 267 saham menguat dan 110 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan 3.836.236 kali dengan volume perdagangan saham 57,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 37 triliun. Sementara itu, dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di posisi 16.759.
Transaksi Saham BHAT di Pasar Nego
Transaksi harian saham menyampai Rp 37 triliun seiring transaksi saham PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT) mencapai Rp 1,5 triliun di pasar negosiasi. Di pasar negosiasi, transaksi harian saham BHAT mencapai lima klai dan ditutup naik 0,39% ke posisi Rp 1.280 per saham. Total volume perdagangan saham 12.027.750 saham.
Sektor Saham
Mayoritas sektor saham melemah kecuali sektor saham basic naik 4,45%, sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 0,41% dan sektor saham transportasi menanjak 1,67%.
Sektor saham energi merosot 2,39%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham industri melemah 1,92%, sektor saham consumer silikal terpangkas 1,97%. Lalu sektor saham kesehatan merosot 1,54%, sektor saham keuangan susut 0,66%, sektor saham properti terperosok 2,04%. Kemudian sektor saham teknologi melemah 0,57% dan sektor saham infrastruktur susut 0,86%.
Pada perdagangan asham Senin pekan ini, saham INKP melemah 0,71% ke posisi Rp 10.500 per saham. Harga saham INKP dibuka naik 25 poin ke posisi Rp 10.600 per saham. Saham INKP berada di level tertinggi Rp 10.725 dan level terendah Rp 10.300 per saham. Total frekuensi perdagangan 6.704 kali dengan volume perdagangan 77.317 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 81,4 miliar.
Gerak Saham
Harga saham BBRI ditutup stagnan di posisi Rp 3.850 per saham. Harga saham BBRI dibuka melemah turun 10 poin ke posisi Rp 3.840 per saham. Saham BBRI berada di level tertinggi Rp 3.850 dan level terendah Rp 3.800 per saham. Total frekuensi perdagangan 32.241 kali dengan volume perdagangan saham 1.207.959 saham. Nilai transaksi harian Rp 461,9 miliar.
Saham GJTL merosot 0,45% ke posisi Rp 1.115 per saham. Saham GJTL dibuka stagnan di posisi Rp 1.120 per saham. Harga saham GJTL berada di level tertinggi Rp 1.125 dan level terendah Rp 1.110 per saham. Total frekuensi perdagangan 826 kali dengan volume perdagangan 53.170 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,9 miliar.
Saham GOTO ditutup stagnan di posisi Rp 60 per saham. Harga saham GOTO berada di level tertinggi Rp 62 dan terendah Rp 59 per saham. Total frekuensi perdagangan 26.916 kali dengan volume perdagangan saham 4.907.512 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 296,4 miliar.
Top Gainers-Losers
Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:
- Saham JSAT melonjak 34,23%
- Saham MPIX melonjak 34,21%
- Saham BBRM melonjak 34,04%
- Saham ALKA melonjak 24,75%
- Saham LMPI melonjak 24,75%
Saham-saham yang masuk top losers antara lain:
- Saham AMAN melemah 15%
- Saham MINA melemah 15%
- Saham INET melemah 15%
- Saham ESTI melemah 15%
- Saham PUDP melemah 14,87%
Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:
- Saham BUMI senilai Rp 2,9 triliun
- Saham ANTM senilai Rp 2,3 triliun
- Saham BRMS senilai Rp 1,8 triliun
- Saham PTRO senilai Rp 1,7 triliun
- Saham BBCA senilai Rp 1,6 triliun
Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:
- Saham BUMI tercatat 252.712 kali
- Saham ANTM tercatat 133.118 kali
- Saham INET tercatat 117.874 kali
- Saham DEWA tercatat 96.304 kali
- Saham BRMS tercatat 96.163 kali
Bursa Saham Asia Pasifik
Mengutip Antara, bursa saham Asia melemah pada Senin sore pekan ini. Indeks Nikkei terpangaks 961,59 poin atau 1,79% ke posisi 52.885,30. Indeks Shanghai susut 3,55 poin atau 0,09% ke posisi 4.132,60. Indeks Hang Seng bertambah 16 poin atau 0,06% ke posisi 26.765,51. Indeks Strait Times susut 30,52 poin atau 0,62% ke posisi 4.860,93.