8 Bahan yang Bisa Ditambahkan ke Air Pel Lantai, Cegah Amis dan Wangi Tahan Lama

Ingin lantai rumah bersih maksimal dan wangi lebih lama? Simak daftar bahan alami dan efektif yang bisa ditambahkan ke air pel Anda untuk hasil memukau.

oleh Arini NuranisaDiterbitkan 26 Januari 2026, 16:00 WIB
Ilustrasi sedang mengepel lantai. [Foto: Gemini]

Liputan6.com, Jakarta - Mengepel memang bukan pekerjaan favorit banyak orang. Selain harus mengangkat ember berat dan menguras tenaga, hasilnya sering terasa cepat hilang. Tapi ada satu hal yang selalu bikin puas setelah mengepel: aroma lantai yang segar dan bersih, meski hanya dari campuran air hangat dan sabun.

Namun, seringkali kita dihadapkan pada masalah lantai yang terasa lengket, bau apek, atau bahkan bau amis. Hal ini bisa terjadi karena berbagai faktor, mulai dari sisa kotoran yang tidak terangkat sempurna hingga penggunaan pembersih yang kurang tepat.

Dua ahli kebersihan yang sudah berpengalaman menangani berbagai jenis lantai mengungkapkan ada delapan bahan sederhana yang bisa dicampurkan ke air pel untuk menciptakan aroma lantai yang lebih segar.

Bahan-bahan ini dipercaya mampu meningkatkan hasil mengepel, membuat rumah terasa lebih bersih, dan tentunya lebih nyaman dihuni, seperti yang dilansir Liputan6.com dari Southern Living, Senin (26/1/2026).

Bahan yang bisa ditambahkan ke air pel agar lantai tidak amis dan wangi tahan lama

Ilustrasi mengepel lantai. (dok. unsplash.com/Asnida Riani)

1. Essential Oil (Minyak Atsiri)

Minyak atsiri bisa ditambahkan ke air pel untuk memberi aroma sesuai selera, bukan hanya lemon. Selain membuat lantai wangi, beberapa jenis juga membantu membersihkan lebih dalam. Lemon membantu mengurai lemak, tea tree bersifat antibakteri dan antijamur, sedangkan lavender memberi efek menenangkan. Cocok dicampur dengan baking soda dan air hangat untuk lantai keramik.

2. Air Perasan Lemon

Air lemon memberi aroma segar alami sekaligus membantu mengangkat kotoran. Kandungan asamnya efektif membunuh kuman, menghilangkan kerak sabun, dan noda air, terutama pada lantai keramik dan vinyl. Cukup tambahkan sekitar ¼ cangkir ke air pel.

Ilustrasi pel lantai - Image by Steve Buissinne from Pixabay

3. Sabun Cuci Piring

Beberapa tetes sabun cuci piring sudah cukup untuk membersihkan lantai berminyak dan area yang sering dilalui. Sabun ini dirancang untuk memecah lemak dan kotoran lengket, sekaligus memiliki aroma kuat yang bisa membuat rumah lebih harum, terutama varian buah.

4. Baking Soda

Baking soda efektif untuk noda membandel seperti bekas gesekan, tumpahan kering, dan bau tak sedap. Sifat alkalinya membantu membersihkan tanpa merusak permukaan lantai. Gunakan sekitar 2 sendok makan per galon air, cocok untuk lantai keramik tertutup, vinyl, dan linoleum.

Gunakan Pel Khusus yang Cepat Menyerap Air. Foto: Gemini

5. Kulit Jeruk & Teh Herbal

Kulit jeruk rebus bisa dimanfaatkan sebagai campuran air pel yang ramah lingkungan. Minyak alaminya membantu memotong lemak dan memberi aroma segar. Teh herbal seperti peppermint, chamomile, atau green tea juga bisa digunakan karena memiliki sifat antibakteri ringan dan aroma lembut.

6. Cuka Putih

Cuka putih ampuh mengurai kotoran, endapan mineral, dan bau tak sedap berkat sifat asamnya. Selain membersihkan, cuka juga menetralkan bau secara alami. Campurkan 1 bagian cuka dengan 10 bagian air hangat untuk hasil optimal.

Ilustrasi sedang mengepel lantai. [Foto: Gemini]

7. Sabun Castile

Sabun Castile adalah pilihan lembut dibanding sabun cuci piring. Cukup 1 sendok teh dalam seember air hangat untuk membantu mengangkat noda tanpa merusak lantai. Aromanya bisa ditingkatkan dengan menambahkan essential oil sesuai selera.

8. Pembersih Lantai Komersial

Pembersih lantai siap pakai memang praktis karena dirancang untuk membersihkan sekaligus mengharumkan. Kandungannya mampu memecah kotoran dan minyak dengan aroma yang tahan lama. Pastikan selalu mengikuti aturan pengenceran dan pilih aroma herbal atau citrus untuk kesegaran ekstra.

FAQ

Bahan apa yang paling aman untuk campuran air pel harian?

Baking soda, sabun Castile, dan lemon aman untuk pemakaian rutin di berbagai jenis lantai.

Apakah essential oil benar-benar bisa membersihkan lantai?

Bisa. Beberapa jenis seperti lemon dan tea tree membantu mengurai lemak dan bersifat antibakteri.

Apakah cuka putih aman untuk semua jenis lantai?

Aman untuk keramik dan vinyl, tapi sebaiknya dihindari pada lantai kayu tanpa lapisan pelindung.

Mana yang lebih wangi, bahan alami atau pembersih lantai pabrikan?

Pembersih pabrikan biasanya lebih kuat aromanya, tapi bahan alami memberi wangi lembut dan segar.

Apakah kulit jeruk dan teh herbal benar-benar efektif?

Ya, minyak alami dari kulit jeruk dan teh herbal membantu mengurangi bau sekaligus membersihkan ringan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya