Kapolri Pastikan Dukung Swasembada Pangan, Fasilitasi 1,37 Juta Hektare Lahan Jagung

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan dukungannya terhadap program prioritas pemerintah, yakni swasembada pangan. Dia menyebut, Polri telah memfasilitasi penyediaan lahan pertanian jagung seluas 1,37 juta hektare.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 26 Januari 2026, 11:39 WIB
Kapolri juga memberikan kesempatan kepada ratusan atlet tersebut untuk bergabung sebagai personel Polri. Nantinya mereka bakal diproses melalui jalur Rekrutmen Pro-aktif atau Talent Scouting. Bahkan, salah satunya ada atlet yang meraih 100 medali.

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan dukungannya terhadap program prioritas pemerintah, yakni swasembada pangan. Dia menyebut, Polri telah memfasilitasi penyediaan lahan pertanian jagung seluas 1,37 juta hektare.

Hingga saat ini, luas lahan yang sudah tertanami mencapai 651 ribu hektare, dengan target penanaman pada 2026 sebesar 522 ribu hektare.

“Salah satu program prioritas Presiden adalah swasembada pangan. Polri ikut berkontribusi dengan memfasilitasi lahan untuk penanaman jagung,” ujar Listyo Sigit dalam rapat Komisi III DPR, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Listyo menyebutkan, berdasarkan catatan, produksi jagung untuk pakan ternak mencapai 3,57 juta ton. Dalam pelaksanaannya, Polri bekerja sama dengan 30.548 kelompok di tingkat kabupaten yang melibatkan sekitar 602 ribu petani di seluruh Indonesia.

“Data BPS, terjadi peningkatan terhadap panen jagung nasional sebesar 9 persen. Dan ini mendapatkan apresiasi langsung dari Bapak Presiden Republik Indonesia, beberapa waktu yang lalu, Ibu Ketua Komisi IV juga ikut menyaksikan dan ikut panen, dan beliau mengapresiasi,” kata Listyo.

 

Ada Peluang Ekspor Jagung

Pemkab bersama Polresta Banyuwangi kembali melakukan tanam jagung serentak di areal persawahan Lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo, Banyuwangi, Rabu (8/10/2025). Foto: Pemkab Banyuwangi

Listyo juga menyebut, dari total produksi nasional sebesar 16,11 juta ton, sekitar 3,5 juta ton di antaranya berasal dari program yang melibatkan Polri dan petani binaan.

Ke depan, lanjut Listyo, Polri akan mendorong optimalisasi penyerapan jagung oleh Perum Bulog untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah, sekaligus mempercepat tercapainya swasembada jagung guna memenuhi kebutuhan peternak mandiri.

“Jika produksi jagung melebihi kebutuhan nasional, kita juga akan mendorong peluang ekspor,” kata dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya