Crystal Palace vs Chelsea: Joao Pedro Sebut Laga Sangat Sulit

Joao Pedro mengakui laga Chelsea vs Crystal Palace berjalan sulit di Liga Inggris. Gol Joao Pedro membantu Chelsea menang 3-1 dan naik ke peringkat keempat.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 26 Januari 2026, 00:06 WIB
Striker Chelsea asal Brasil bernomor punggung 20, Joao Pedro, merayakan setelah mencetak gol kedua mereka selama pertandingan Liga Inggris antara Crystal Palace dan Chelsea di Selhurst Park di London selatan pada 25 Januari 2026. (Adrian Dennis/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Joao Pedro mengakui pertandingan melawan Crystal Palace berjalan sulit bagi Chelsea. The Blues tetap mampu menang 3-1 pada pekan ke-23 Liga Inggris 2025/2026 di Selhurst Park, Minggu (25/1/2026) malam WIB.

Chelsea membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Estevao pada babak pertama. Tim tamu kemudian menambah dua gol lewat Joao Pedro dan penalti Enzo Fernandez di babak kedua.

Crystal Palace sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Chris Richards. Namun gol tersebut tidak cukup untuk menghentikan kemenangan Chelsea.

Tambahan tiga poin membawa Chelsea naik ke peringkat keempat klasemen sementara. Sementara Crystal Palace harus tertahan di posisi ke-15.


Laga Berat di Selhurst Park

Selebrasi pemain Chelsea saat mengalahkan Palace di Liga Inggris (AFP)

Chelsea menghadapi perlawanan ketat dari Crystal Palace sejak menit awal. Tim tuan rumah tampil agresif dan memaksa Chelsea bekerja keras sepanjang pertandingan.

Joao Pedro menilai kemenangan ini diraih lewat perjuangan kolektif seluruh pemain. Ia menegaskan pentingnya memenangkan duel dan menjaga intensitas permainan.

“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan sulit karena mereka memiliki tim yang kuat,” ujar Pedro.

“Kami tahu harus memenangkan bola kedua dan bertarung sepanjang laga, kami mencetak tiga gol, kebobolan satu, tetapi mendapatkan tiga poin,” sambung Pedro.


Perubahan Permainan Usai Jeda

Pemain Chelsea Estevao menjebol gawang Palace di laga Liga Inggris (AFP)

Chelsea mengakui permainan di babak pertama belum berjalan sesuai rencana. Penguasaan bola belum maksimal sehingga tim kesulitan mengontrol tempo laga.

Arahan pelatih saat jeda membantu Chelsea tampil lebih agresif dan rapi di babak kedua. Gol kedua membuat permainan tim tamu menjadi lebih tenang.

“Pada babak pertama kami seharusnya bisa lebih banyak bermain dengan bola dan belum mengontrol pertandingan,” tutur Pedro.

“Di jeda babak, pelatih meminta kami terus bermain dengan intensitas, dan ketika gol kedua tercipta kami bisa sedikit bernapas,” imbuh Pedro.


Proses Penalti Penentu Gol Ketiga

Selebrasi Joao Pedro usai menjebol gawang Crystal Palace, Minggu (25/1/2026) (Jordan Pettitt/PA via AP)

Joao Pedro menjelaskan situasi yang menghasilkan penalti bagi Chelsea. Ia langsung melepaskan tembakan cepat setelah menerima bola di kotak penalti.

Ia menilai posisi tangan pemain lawan cukup jelas untuk dianggap pelanggaran. Keputusan wasit kemudian memastikan Chelsea mencetak gol ketiga.

“Begitu saya mengontrol bola, saya langsung menembak secepat mungkin,” ungkap Pedro.

“Saya melihat tangannya menjauh dari badan, itu sebabnya saya meminta handball, wasit memberikannya dan kami mencetak gol,” beber Pedro.


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya