Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 8 Orang Meninggal Dunia, 23 Selamat

Sekda Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, mengatakan hingga saat ini sebanyak 23 warga telah ditemukan selamat dan dievakuasi, sementara delapan orang lainnya meninggal dunia.

oleh Tim RegionalDiterbitkan 24 Januari 2026, 14:21 WIB
Bencana tanag longsor di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. (Dok. Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap puluhan warga yang diduga tertimbun longsor di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu dini hari.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, mengatakan hingga saat ini sebanyak 23 warga telah ditemukan selamat dan dievakuasi, sementara delapan orang lainnya meninggal dunia.

“Dari 113 warga yang tertimpa longsor, 23 selamat dan sudah kita amankan. Kemudian ada delapan orang ditemukan meninggal dunia dan 82 lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Herman dikutip dari Antara, Sabtu (24/1/2026).

Ia mengatakan proses pencarian dan evakuasi korban dikoordinasikan langsung oleh Bupati Bandung Barat dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Basarnas.

Menurut dia, pemerintah daerah memprioritaskan penanganan terhadap korban selamat yang telah dievakuasi ke tenda darurat, sembari menunggu kondisi cuaca dan medan yang lebih aman untuk melanjutkan proses pencarian.

 

Kronologi Longsor

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Bandung Barat

Kapolsek Cisarua A. Y. Yogaswara mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, yang diawali suara gemuruh keras terdengar warga sebelum material tanah dan lumpur meluncur dari Kampung Pasirkuning hingga Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu.

“Saat kejadian warga mendengar suara gemuruh cukup kuat, kemudian material longsor bergerak dari arah Kampung Pasirkuning menuju Kampung Pasir Kuda dan disertai banjir bandang,” katanya.

Ia mengimbau warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian untuk tetap waspada dan menjauhi area longsoran, mengingat masih adanya potensi bencana susulan akibat kondisi tanah yang labil.

 

Puluhan Rumah Tertimbun

“Kami tetap berupaya maksimal melakukan pencarian korban dengan mengutamakan keselamatan petugas di lapangan,” ujar Yogaswara.

Akibat kejadian tersebut puluhan rumah warga dilaporkan tertimbun material longsor dan lumpur, sehingga menyebabkan kerusakan berat pada permukiman di sekitar lokasi terdampak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya