Sudah Lima Hari Mbah Kaliman Hilang Tanpa Kabar

"Dari titik awal pencarian, tim gabungan menemukan sejumlah barang milik Mbah Kaliman berupa cangkul dan arit yang diduga digunakan saat berkebun. Namun hingga hari kelima, keberadaan korban masih belum diketahui.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 23 Januari 2026, 17:29 WIB
Pencarian kakek di lampung yang hilang lima hari. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Upaya pencarian terhadap Mbah Kaliman (82), warga Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, yang dilaporkan hilang sejak Senin (19/1/2026), terus berlangsung. Memasuki hari kelima, tim gabungan memperluas radius penelusuran hingga mendekati perbatasan Kabupaten Pesawaran.

Kapolres Pringsewu AKBP M Yunnus Saputra mengatakan, area pencarian kini diperluas hingga sekitar 2,9 kilometer dari titik nol, yakni kebun tempat terakhir korban beraktivitas sebelum dinyatakan hilang.

“Pencarian hari ini memasuki hari kelima. Area penelusuran kami perluas hampir tiga kilometer dari titik kebun, mengarah ke perbatasan Kabupaten Pesawaran,” ujar Yunnus, Jumat (23/1/2026).

Dia menjelaskan, pencarian melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, BPBD, Satpol PP, serta dibantu warga setempat. 

Petugas menyisir area kebun, semak belukar, jalur setapak, hingga akses jalan yang biasa dilalui korban saat pergi dan pulang berkebun.

"Dari titik awal pencarian, tim gabungan menemukan sejumlah barang milik Mbah Kaliman berupa cangkul dan arit yang diduga digunakan saat berkebun. Namun hingga hari kelima, keberadaan korban masih belum diketahui," jelas dia. 

Sejumlah warga di sekitar kebun mengaku tidak melihat korban melintas pada hari kejadian. Padahal, Mbah Kaliman biasanya terlihat melintas di depan rumah warga saat menuju maupun kembali dari kebun.

Diketahui, Mbah Kaliman merupakan pensiunan guru PNS yang tinggal di RT 01 Dusun 7 Pekon Gadingrejo. Dia dilaporkan hilang sejak Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB. 

Pagi itu, korban meminta anaknya, Heli, untuk mengantarkannya ke kebun di wilayah Pekon Gadingrejo Timur yang berjarak sekitar tiga kilometer dari rumah. 

"Heli sempat melarang karena tidak dapat menjemput lantaran harus pergi ke Bandar Lampung. Namun, korban tetap bersikeras dan menyampaikan akan pulang dengan berjalan kaki," tuturnya. 

Sekitar pukul 13.30 WIB, sepulang dari Bandar Lampung, Heli mendapati ayahnya belum kembali ke rumah. Ia kemudian mendatangi kebun, namun korban sudah tidak berada di lokasi. 

"Pencarian di sekitar kebun hingga jalur yang biasa dilalui korban pun dilakukan, namun tidak membuahkan hasil," ungkapnya.

Ciri Khusus Mbah Kaliman

Keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian hingga dini hari. Karena belum ditemukan, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian, BPBD, dan Basarnas untuk dilakukan pencarian lebih lanjut. 

Kepala Pekon Gadingrejo, Sariman, menyebut Mbah Kaliman dikenal masih aktif bertani meski telah pensiun. Kondisi fisik dan komunikasinya pun dinilai masih baik. 

“Beliau masih aktif dan komunikasinya lancar. Ciri khususnya, mengalami cacat di mata sebelah kiri,” kata Sariman.

Hingga berita ini ditulis, tim gabungan masih terus melakukan pencarian. Warga yang mengetahui atau melihat keberadaan Mbah Kaliman diminta segera melapor kepada petugas terdekat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya