Niat Hati Main di Sungai, Kaki Bocah di Sukabumi Malah Terkunci Borgol Misterius

Niat hati ingin bermain di tepian sungai, pergelangan kaki kanan bocah tersebut malah terkunci borgol besi misterius yang ditemukannya.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 21 Januari 2026, 17:23 WIB
Petugas damkar berusaha melepaskan borgol yang terkunci di pergelangan kaki kanan bocah. (Liputan6.com/ Fira Syahrin)

Liputan6.com, Sukabumi - Kejadian tak terduga menimpa seorang bocah berusia lima tahun bernama Natan warga di Kampung Pintu Air, Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/1/2026). Niat hati ingin bermain di tepian sungai, pergelangan kaki kanan bocah tersebut malah terkunci borgol besi misterius yang ditemukannya.

Insiden ini bermula saat Natan asyik bermain di sungai yang tak jauh dari rumahnya. Diduga menemukan sebuah borgol di lokasi tersebut, ia memainkannya hingga alat penjepit logam itu mengunci kakinya dan tidak bisa dilepaskan kembali.

Orang tua Natan, Ibu Wina, yang panik melihat kondisi anaknya segera membawa Natan menuju Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pos I Palabuhanratu untuk meminta bantuan darurat.

Komandan Pos (Danpos) 1 Palabuhanratu, Aceng Ismail, membenarkan adanya laporan unik mengenai human rescue tersebut.

"Orangnya ke sini, warga Kampung Pintu Air. Anaknya lagi main di sungai, mungkin ada borgol (ditemukan) sama anak itu lalu dipasang ke kaki kanan. Pas mau dilepas tidak bisa, lalu langsung ke Damkar minta pertolongan," jelas Aceng dikonfirmasi Rabu (21/1/2026).

Menerima laporan tersebut tim rescue Damkar langsung bertindak cepat. Menariknya, petugas tidak menggunakan mesin pemotong gerinda yang bising dan berisiko memicu trauma pada anak. Petugas menggunakan teknik manual yang lebih aman.

"Tekniknya tadi pakai kawat, tidak dipotong pakai gerinda mini. Hanya butuh waktu sekitar 5 menit, borgol sudah berhasil dilepas," tambahnya.

Proses evakuasi pun berjalan meskipun sempat mengalami kejadian menegangkan, Natan dipastikan dalam kondisi sehat tanpa luka di kakinya. 

Pihak Damkar pun mengimbau kepada para orang tua agar lebih waspada dalam mengawasi anak-anak saat bermain, terutama di area publik atau sungai.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya