Detik-Detik Pria Tikam Pedagang Bawang Pasar Sarinongko Lampung, Dipicu Cinta Segitiga

Cinta segitiga membawa malapetaka. Seorang pedagang bawang menjadi korban penusukan brutal yang dilakukan seorang pria.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 20 Januari 2026, 17:28 WIB
Potongan gambar aksi penusukan terhadap seorang pedagang bawang di Pasar Sarinongko, Kabupaten Pringsewu, Lampung, terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial. (Liputan6.com/ Dok Ist)

Liputan6.com, Lampung - Aksi penusukan terhadap seorang pedagang bawang di Pasar Sarinongko, Kabupaten Pringsewu, Lampung, terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial. Pelaku berinisial HV (25) nekat menusuk korban berinisial YO (45) di bagian leher, Senin siang (19/1/2026).

Dalam rekaman CCTV, korban terlihat tengah duduk di kasir toko bawang miliknya dengan mengenakan kaos biru. Sejumlah pembeli tampak masih beraktivitas seperti biasanya.

Tak lama berselang, pelaku yang mengenakan kaos abu-abu datang menghampiri korban sambil membawa senjata tajam.

Setibanya di depan korban, pelaku langsung menikam leher korban secara tiba-tiba. Korban yang terkejut sempat berdiri dan berteriak meminta pertolongan sambil berusaha mengejar pelaku. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berhasil mengamankan pelaku.

Pelaku yang diketahui merupakan warga Kabupaten Tanggamus sempat menjadi sasaran amukan warga hingga mengalami luka di bagian wajah. Petugas dari Polsek Pringsewu Kota yang tiba di lokasi segera mengamankan pelaku dan mengevakuasi korban.

Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora menjelaskan, motif penusukan dilatarbelakangi persoalan asmara. Pelaku disebut menaruh perasaan kepada istri korban.

"Motifnya asmara. Awal Januari 2026, pelaku ini kenal dengan istri korban. Mereka sempat pergi ke pantai bersama keluarga istri korban," ujar AKP Ramon Zamora, Selasa (20/1/2026).

Menurut dia, setelah pertemuan tersebut, pelaku meminta nomor telepon istri korban dan kerap menghubunginya melalui pesan singkat WhatsApp.

Dalam komunikasi itu, pelaku mengungkapkan perasaan suka, meski tidak mendapat respons serupa.

Pelaku juga diketahui sering mendatangi toko korban yang berjualan bawang di sejumlah pasar, baik di Pringsewu maupun Pesawaran.

 

Puncak Amarah

Puncaknya terjadi pada Senin pagi (19/1/2026), ketika pelaku bertemu dengan istri korban di Pasar Pagelaran.

"Saat itu istri korban meminta pelaku agar tidak lagi mendatangi toko-toko mereka. Pelaku tersinggung dan emosinya memuncak," jelasnya.

Tak terima ditegur, pelaku kemudian mendatangi toko korban di Pasar Sarinongko dan langsung melakukan penusukan saat korban sedang berjualan.

Akibat kejadian tersebut, korban dilarikan ke RS Surya Asih Pringsewu untuk mendapatkan perawatan medis. Warga Kelurahan Pringsewu Selatan itu mengalami luka tusuk di bagian leher serta luka lecet pada kaki.

Sementara itu, pelaku telah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya