Libur Isra Miraj, Cek Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 Januari 2026

Berikut daftar lengkap harga emas di Pegadaian hari ini Jumat 16 Januari 2026 atau bertepatan dengan hari libur Isra Miraj.

oleh Septian DenyDiterbitkan 16 Januari 2026, 08:30 WIB
Petugas memperihatkan emas batangan yang dijual di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Jumat (25/3/2022). Harga emas Antam di Pegadaian kembali naik. Hari ini harga emas Antam naik Rp 6.000 menjadi Rp 1 juta per gram, pada 25 Maret 2022. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas Pegadaian hari ini, Jumat 16 Januari 2026 atau bertepatan dengan hari libur Isra Miraj untuk dua emas yang ditawarkan yaitu harga emas Galeri24 dan harga emas UBS mengalami fluktuasi harga jual.

‎Harga emas Galeri24 stabil di angka Rp 2.692.000 per gram. Sementara harga emas UBS turun menjadi Rp 2.742.000 dari semula dibanderol dengan harga Rp Rp 2.752.000 per gram atau turun Rp10.000.

Emas Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.

Berikut daftar lengkap harga emas di Pegadaian hari ini Jumat (16/1/2026), seperti dikutip dari Antara:

Harga Emas Galeri24

  • 0,5 gram: Rp1.412.000
  • ‎1 gram: Rp2.692.000.
  • ‎2 gram: Rp5.303.000
  • ‎5 gram: Rp13.159.000
  • ‎10 gram: Rp26.248.000
  • ‎25 gram: Rp65.457.000
  • ‎50 gram: Rp130.811.000
  • ‎100 gram: Rp261.492.000
  • ‎250 gram: Rp652.126.000
  • ‎500 gram: Rp1.304.250.000
  • ‎1.000 gram: Rp2.608.499.000

Harga Emas UBS

  • 0,5 gram: Rp1.483.000
  • ‎1 gram: Rp2.742.000
  • ‎2 gram: Rp5.441.000
  • ‎5 gram: Rp13.445.000
  • 10 gram: Rp26.750.000
  • ‎25 gram: Rp66.743.000
  • ‎50 gram: Rp133.213.000
  • ‎100 gram: Rp266.320.000
  • 250 gram: Rp665.603.000
  • ‎500 gram: Rp1.329.642.000

Harga Emas Loyo Hari Ini 16 Januari 2026, Harga Perak Malah Cetak Rekor Termahal

Ilustrasi harga emas hari ini (dok: Foto AI)

Sebelumnya, harga emas turun pada hari Kamis (Jumat waktu Jakarta) karena data klaim pengangguran mingguan Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan mendorong penguatan dolar AS.. Sementara nada moderat Presiden AS Donald Trump terhadap Iran semakin menekan permintaan emas sebagai aset safe-haven.

Dikutip dari CNBC, Jumat (16/1/2026), harga emas AS ditutup 0,26% lebih rendah pada level USD 4.623,70. Sedangkan harga perak menutup perdagangan dengan kenaikan 1,05% ke level USD 92,347, untuk penutupan rekor lainnya. Harga perak juga mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa di level USD 93,70.

Data menunjukkan permohonan baru untuk tunjangan pengangguran AS secara tak terduga turun pekan lalu, mendorong indeks dolar AS ke level tertinggi sejak 2 Desember dan membuat harga emas batangan lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

“Data terbaru sedikit banyak membuat ekspektasi terhadap kebijakan The Fed tetap stabil, mungkin untuk paruh pertama tahun ini, sehingga indeks dolar AS berada pada level tertinggi dalam beberapa minggu dan itu sedikit menghambat pergerakan harga emas saat ini,” kata Wakil Presiden dan Ahli Strategi Logam Senior Zaner Metals, Peter Grant.

Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa dia tidak berencana untuk memecat Jerome Powell meskipun ada penyelidikan kriminal Departemen Kehakiman terhadap Ketua Federal Reserve (Thef Fed) tersebut, tetapi masih terlalu dini untuk mengatakan apa yang akan dia lakukan pada akhirnya.

Secara umum diperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan 27-28 Januari, meskipun ada seruan Trump untuk penurunan suku bunga. Namun, pasar mengantisipasi setidaknya dua penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin di akhir tahun.

 

Ketegangan Geopolitik

Dalam foto yang diperoleh The Associated Press ini, warga Iran dilaporkan mengikuti aksi demonstrasi anti-pemerintah di Teheran, Iran, Jumat, 9 Januari 2026. (Dok. UGC via AP)

Trump juga mengatakan bahwa ia telah diberitahu bahwa pembunuhan dalam penindakan Iran terhadap protes tampaknya mereda dan tidak melihat rencana segera untuk eksekusi skala besar, yang menandakan pendekatan tunggu dan lihat setelah ancaman intervensi sebelumnya.

Grant mengatakan meredanya ketegangan geopolitik sedikit menekan harga, tetapi memandang pergerakan emas sebagai koreksi dan memperkirakan para pedagang akan memperlakukan penurunan harga sebagai peluang pembelian.

Emas sebagai aset aman cenderung berkinerja baik selama masa ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, serta dalam lingkungan suku bunga rendah.

Gubernur Bank sentral Polandia Adam Glapinski mengatakan memiliki 550 ton emas pada akhir tahun 2025 dan ingin meningkatkan cadangannya menjadi 700 ton. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya