Liputan6.com, Jakarta: Sudah bukan barang baru partai politik memakai artis yang tengah naik daun untuk mengundang massa saat kampanye pemilihan umum. Untuk urusan yang satu itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan telah memutuskan untuk menggandeng sejumlah artis biang goyang yakni Inul Daratista, Anisa Bahar, dan Uut Permatasari. Selebriti yang dikenal dengan citra cantik dan pintar seperti Sophia Latjuba pun digamit. Demikian hasil Rapat Pimpinan Dewan Pimpinan Pusat PDIP di Jakarta, Selasa (16/9) siang.
Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Pramono Anung mengatakan, kontrak para artis jago joget telah ditandatangani. Sedangkan Sophia sudah menemui Sekjen PDIP Sutjipto untuk menyatakan bersedia menjadi anggota partai pemenang Pemilu 1999 itu. PDIP juga tengah mendekati beberapa artis lain, namun nama mereka sengaja tak dibeberkan.
Perekrutan artis, lanjut Pramono, dilakukan dengan tujuan memperbaiki citra PDIP di mata masyarakat. Sebab, berdasarkan hasil jajak pendapat yang sudah beberapa kali disebar, partai yang diketuai Megawati Sukarnoputri ini terbukti tak lagi dipercaya rakyat seperti kala semangat reformasi baru didengungkan dulu. Pemulihan nama baik juga akan ditempuh PDIP dengan berkonsultasi dengan perusahaan periklanan.(MTA/Olivia Rosalia dan Agus Kusno Hadi)
Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Pramono Anung mengatakan, kontrak para artis jago joget telah ditandatangani. Sedangkan Sophia sudah menemui Sekjen PDIP Sutjipto untuk menyatakan bersedia menjadi anggota partai pemenang Pemilu 1999 itu. PDIP juga tengah mendekati beberapa artis lain, namun nama mereka sengaja tak dibeberkan.
Perekrutan artis, lanjut Pramono, dilakukan dengan tujuan memperbaiki citra PDIP di mata masyarakat. Sebab, berdasarkan hasil jajak pendapat yang sudah beberapa kali disebar, partai yang diketuai Megawati Sukarnoputri ini terbukti tak lagi dipercaya rakyat seperti kala semangat reformasi baru didengungkan dulu. Pemulihan nama baik juga akan ditempuh PDIP dengan berkonsultasi dengan perusahaan periklanan.(MTA/Olivia Rosalia dan Agus Kusno Hadi)