Dorong Kemandirian Ekonomi, Sandiaga Uno Gelar Pelatihan untuk Ibu-Ibu di Semarang

Founder YIS Sandiaga Salahuddin Uno mendorong kemandirian sekaligus membuka lapangan kerja dengan menggelar workshop untuk para ibu di Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah.

oleh Tim NewsDiterbitkan 14 Januari 2026, 18:30 WIB
Workshop Baking Pizza dan Wingko Singkong bertajuk 'Berkah Melimpah Inovasi Komoditas Lokal' bagi ibu-ibu. (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Dorong kemandirian sekaligus membuka lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Bank Infaq Amanah Banyumanik menggelar Workshop Baking Pizza dan Wingko Singkong bertajuk 'Berkah Melimpah Inovasi Komoditas Lokal'.

Kegiatan yang diikuti 50 ibu-ibu tersebut berlangsung di Balai Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Minggu 11 Januari 2026.

Founder YIS Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, yayasan yang dipimpinnya telah berdiri selama 11 tahun ini berfokus pada pemberdayaan difabel, anak muda, serta perempuan.

Salah satu program yang dijalankan secara berkelanjutan adalah Perempuan Berdaya yang tersebar di berbagai daerah.

"Melalui pelatihan seperti hari ini, kami mengajarkan keterampilan tata boga agar ibu-ibu mengenal produk makanan baru yang memiliki nilai jual," ujar Sandiaga Uno melalui keterangan tertulis, Rabu (14/1/2026).

"Harapannya, keterampilan ini bisa mendorong kemandirian ekonomi, termasuk dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana berjualan," tambah dia.

Sandiaga memaparkan, tak sebatas pelatihan, para peserta akan mendapatkan permodalan berupa bantuan bahan baku serta pendampingan selama satu bulan ke depan.

"Supaya bisa benar-benar langsung buka usaha dan berdaya," jelas Sandiaga.

Sementara itu, perwakilan Bank Infaq Amanah Banyumanik, Ahmad Zaenuddin mengatakan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan perekonomian sekaligus menambah pengetahuan dan wawasan bagi Sahabat Infak.

"Tujuannya agar mampu mengembangkan potensi diri dan membangun usaha yang berkelanjutan," terang dia.

"Melalui pelatihan ini, kami berharap kompetensi ibu-ibu terus meningkat, baik dari sisi keterampilan maupun pemahaman, sehingga dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan keluarga," sambung Ahmad.

 

Dibekali Keterampilan

Diketahui, pada sesi kick-off program, peserta dibekali keterampilan membuat pizza singkong dan wingko singkong. Kedua menu tersebut dipilih karena menggunakan bahan yang relatif murah, mudah diperoleh, serta fleksibel untuk dimodifikasi sesuai kreativitas penjual.

Selain pelatihan memasak, peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi generative AI untuk membuat konten promosi. Mereka bahkan ditantang untuk langsung membuka pre-order pada hari pelatihan.

Hasilnya, para peserta berhasil memperoleh total pesanan sebanyak 64 loyang pizza singkong dan 325 buah wingko singkong.

Dengan harga jual berkisar Rp 10.000 hingga Rp 20.000 untuk pizza dan Rp 2.000 hingga Rp 3.500 untuk wingko, para peserta meraih pendapatan sekitar Rp 1.689.000 dalam satu hari.

Usai sesi luring, program dilanjutkan dengan pendampingan intensif selama tiga minggu.

Pendampingan ini difokuskan pada diskusi bersama trainer, praktik pembuatan konten promosi, optimalisasi strategi pemasaran digital, serta penerapan langsung ilmu yang telah diperoleh.

Infografis Ragam Tanggapan Pasar Tanah Abang dan Produk UMKM Tergerus Lapak Online. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya