Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor tertinggi baru pada perdagangan Rabu, (14/1/2026). IHSG hari ini melesat di tengah seluruh sektor saham menghijau dan kapitalisasi pasar saham di Rp 16.429 triliun.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup terbang 0,94% ke posisi 9.032,58. Indeks saham LQ45 bertambah 0,37% ke posisi 882,08. Sebagian besar indeks saham acuan menguat.
Advertisement
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi pergerakan IHSG secara teknikal masih berada pada fase uptren dan masih relatif inline. Sedangkan dari sisi sentimen, Herditya menilai penguatan IHSG juga mengikuti bursa saham Asia yang mayoritas menguat. Demikian juga kenaikan harga komoditas emas dan timah. Namun, ketegangan geopolitik menjadi tantangan.
"Kita cermati ketegangan geopolitik Amerika Serikat-Venezuela dan Amerika Serikat-Iran belum reda, ditambah nilai tukar rupiah yang bergerak melemah terhadap dolar AS beberapa waktu belakangan,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.
Ia mengatakan, dari sektor saham, IHSG dipicu sektor saham consumer siklikal dan infrastruktur. "Serta kami mencermati emiten-emiten konglomerasi mulai bergerak kembali,” ujar dia.
Pada perdagangan saham Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 9.049,29 dan level terendah 8.979,60. Sebanyak 440 saham menguat sehingga angkat IHSG. 250 saham melemah dan 128 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 3.430.903 kali dengan volume perdagangan 64,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 29,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.852. Kapitalisasi pasar BEI tercatat Rp 16.429 triliun.
Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham consumer mencatat kenaikan 3,21%, dan catat lonjakan terbesar. Sektor saham infrastruktur meroket 2,21%, sektor saham industri bertambah 1,97%.
Lalu sektor saham energi mendaki 1,73%, sektor saham basic melesat 1,26%, sektor saham consumer nonsiklikal menguat 0,1%. Selain itu, sektor saham kesehatan bertambah 1,24%, sektor saham keuangan melesat 0,63%, sektor saham properti melompat 1,58%. Lalu sektor saham teknologi menguat 0,50% dan sektor saham transportasi bertambah 1,62%.
Gerak Saham
Pada perdagangan saham Rabu pekan ini, harga saham HRUM naik 6,2% ke posisi Rp 1.285 per saham. Harga saham HRUM dibuka stagnan di posisi Rp 1.210 per saham. Harga saham HRUM berada di level tertinggi Rp 1.295 dan level terendah Rp 1.205 per saham. Total frekuensi perdagangan 13.748 kali dengan volume perdagangan saham 1.175.308 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 147,6 miliar.
Harga saham WIRG melambung 5,05% ke posisi Rp 104 per saham. Harga saham WIRG dibuka naik satu poin ke posisi Rp 100 per saham. Saham WIRG berada di level tertinggi Rp 104 dan terendah Rp 99 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.521 kali dengan volume perdagangan saham 796.414 saham. Nilai transaksi Rp 8,2 miliar.
Harga saham BJTM naik 1,8% ke posisi Rp 565 per saham. Saham BJTM dibuka stagnan di posisi Rp 555 per saham. Harga saham BJTM berada di level tertinggi Rp 570 dan level terendah Rp 555 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.449 kali dengan volume perdagangan 166.670 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 9,3 miliar.
Harga saham PYFA melompat 0,43% ke posisi Rp 466 per saham. Harga saham PYFA dibuka stagnan di posisi Rp 464 per saham. Saham PYFA berada di level tertinggi Rp 478 dan level terendah Rp 462 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.741 kali dengan volume perdagangan 149.296 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7 miliar.
Top Gainers-Losers
Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:
- Saham AYLS menguat 34,38%
- Saham ESTI menguat 34,29%
- Saham KOCI menguat 31,31%
- Saham INDS menguat 25%
- Saham TALF menguat 25%
Saham-saham yang masuk top losers antara lain:
- Saham WEHA merosot 13,14%
- Saham SOLA merosot 12,57%
- Saham ASPR merosot 10,22%
- Saham BLTZ merosot 10%
- Saham PTDU merosot 9,88%
Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:
- Saham BUMI senilai Rp 2,6 triliun
- Saham GOTO senilai Rp 1,3 triliun
- Saham ARCI senilai Rp 1,3 triliun
- Saham ANTM senilai Rp 1,1 triliun
- Saham MBMA senilai Rp 911,5 miliar
Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:
- Saham BUMI tercatat 208.274 kali
- Saham ARCI tercatat 116.566 kali
- Saham MBMA tercatat 101.035 kali
- Saham GOTO tercatat 82.951 kali
- Saham DEWA tercatat 72.228 kali
Bursa Saham Asia Pasifik
Di bursa saham Jepang, indeks Nikkei catat rekor tertinggi baru pada perdagangan Rabu pekan ini. Hal ini seiring harapan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi akan menggelar pemilihan sela.
Mengutip CNBC, indeks Nikkei di Jepang menguat 1,48% dan menyentuh 54.000 untuk pertama kali. Indeks menyentuh 54.341,23. Indeks Topix bertambah 1,26% ke posisi 3.644,16.
Yen Jepang melemah ke posisi 159 terhadap dolar AS, level terendah sejak Juli 2024 ketika otoritas Jepang intervensi untuk menghentikan pelemahan Yen.
“Pemilihan Lower House, investor asing beli saham Jepang terutama kapitalisasi besar, ROE yang tinggi, serta saham beta tinggi dapat berperforma baik,” tulis Bank of America.
Di bursa saham lainnya, indeks Kospi menguat 0,65% ke posisi 4.723,1. Indeks Kosdaq turun 0,72% ke posisi 942,18.
Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 0,33% yang didorong sektor saham consumer nonsiklikal dan saham teknologi. Indeks CSI 300 melemah 0,4% ke posisi 4.741,93.
Indeks ASX 200 di Australia menguat 0,14% ke posisi 8.820,6. Selain itu, harga perak sentuh level tertinggi di USD 90 untuk pertama kali.