RUPSLB RISE Setujui Pembagian Saham Bonus Rasio 25:12

Emiten properti RISE resmi bagikan saham bonus dari kapitalisasi agio saham. Pemegang 25 saham lama akan mendapat 12 saham baru guna tingkatkan likuiditas pasar

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 09 Januari 2026, 19:00 WIB
Lewat RUPSLB, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) perkuat modal dasar dan terbitkan 5,25 miliar saham baru untuk berikan nilai tambah bagi investor. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE), emiten properti yang mengembangkan proyek residensial, kawasan industri, serta mixed-use TANRISE, telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara elektronik. Salah satu keputusan utama dalam rapat tersebut adalah persetujuan pembagian saham bonus kepada para pemegang saham, seiring dengan penataan struktur permodalan Perseroan.

Melalui RUPSLB, pemegang saham menyetujui peningkatan modal dasar Perseroan menjadi Rp 3 triliun yang terbagi dalam 30 miliar saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham, sekaligus menyepakati perubahan Anggaran Dasar untuk menyesuaikan struktur modal yang baru.

Agenda penting lainnya adalah persetujuan pembagian saham bonus yang bersumber dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor (Agio Saham) untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024.

Dari aksi korporasi ini, Perseroan akan menerbitkan sebanyak 5.253.600.000 saham baru, sehingga jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh meningkat menjadi 16.198.600.000 saham. RUPSLB juga menyepakati rasio pembagian saham bonus sebesar 25:12, yang berarti setiap pemegang 25 saham lama akan memperoleh 12 saham baru.

Kebijakan pembagian saham bonus ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham RISE di Bursa Efek Indonesia serta memberikan manfaat jangka panjang bagi pemegang saham.

 

Perkuat Fondasi Permodalan

Pekerja tengah melintas di bawah layar Indeks harga saham gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Selasa (16/5/2023). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Direktur Utama RISE, Budi Agusti menyampaikan persetujuan peningkatan modal dasar dan rencana pembagian saham bonus merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi permodalan Perseroan.

“Peningkatan modal dasar membuka ruang yang lebih luas bagi Perseroan dalam mendukung ekspansi usaha dan pengembangan proyek-proyek ke depan,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (9/1/2026).

Sebagai pengembang properti dengan fokus pada proyek terpadu bernilai tambah tinggi, RISE didukung oleh bank tanah yang strategis, rekam jejak pengembangan proyek yang terukur, serta kapabilitas eksekusi yang kuat di segmen residensial, komersial, dan kawasan terpadu.

 

Siapkan Proyek Baru

Pada pembukaan pasar usai libur Lebaran 2025, pada Selasa (8/4/2025), saham-saham Indonesia merosot lebih dari sembilan persen ke level 5.912. (BAY ISMOYO/AFP)

Ke depan, Perseroan menyiapkan sejumlah proyek baru, antara lain Solaris Villa Bali Bites di Bali, Solaris Villa (Extension) di Malang, serta pengembangan lanjutan proyek yang telah berjalan, guna menangkap peluang pertumbuhan pasar properti nasional seiring membaiknya iklim investasi serta meningkatnya kebutuhan hunian dan ruang usaha.

“Dengan fundamental keuangan yang lebih solid dan dukungan pemegang saham, RISE optimistis dapat mengakselerasi pengembangan proyek-proyek bernilai tambah tinggi, sekaligus menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” tutup Budi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya