Liputan6.com, Jakarta - Penyebaran hoaks yang mencatut nama kementerian di Indonesia kian masif dan meresahkan masyarakat. Fenomena ini tidak hanya mengancam kredibilitas lembaga pemerintah, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian bagi publik yang termakan informasi menyesatkan tersebut.
Modus yang digunakan pun bervariasi, mulai dari klaim program bantuan fiktif, tautan pendaftaran palsu, hingga lowongan kerja. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Advertisement
Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap beragam hoaks yang mencatut sejumlah kementerian, ancaman disinformasi ini sangat nyata dan membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Mengetahui ragam hoaks yang mencatut kementerian menjadi langkah awal yang krusial untuk membentengi diri dari dampak negatif informasi palsu, Untuk memudahkan mengetahuinya, simak ragam hoaks berikut ini.
Link Pendaftaran Bansos Digital Resmi dari Kementerian Sosial
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bansos digital resmi dari Kementerian Sosial, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 8 Januari 2026.
Klaim link pendaftaran bansos digital resmi dari Kementerian Sosial berupa tulisan sebagai berikut.
"📢 Program Bansos Digital Resmi dari Kementerian Sosial RI
💰 Bantuan Hingga Rp1.500.000 untuk Warga yang Berhak
🛡️ Tanpa calo. Tanpa antri. Langsung diverifikasi.
📲 Daftar sekarang melalui platform resmi berikut:
Cepat, Aman, dan Transparan. Bantu diri & keluarga hari ini!"
Unggahan tersebut disertai dengan menu daftar, jika diklik muncul link berikut.
"https://program-bansos.cek-info.com/?fbclid=IwY2xjawPNWGRleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFwVlhPRVhxQVc1SjNCYVFZc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHraCGtSVK-DW1PXSjbsrsd4cF_5i0mytOCmrT9RypPIkm-aqROx339ZHKLuH_aem_khGttW6oacjq_LmUzJKplQ"
Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital meminta sejumlah identitas, seperti nama dan nomor Telegram.
Benarkah klaim link pendaftaran bansos digital resmi dari Kementerian Sosial? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......
Link untuk Mengecek BSU 2025 Via Kemenaker
Beredar di media sosial postingan klaim tautan untuk mengecek Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 via Kemenaker. Postingan tersebut beredar di salah satu akun Facebook pada 28 November 2025.
Berikut isi postingannya:
"Cara cek penerima BSU di bulan November 2025 via Kemanker dan BPJS ketenagakerjaan
BSU CAIR DI BULAN INI SAMPAI AKHIR TAHUN 2025"
Unggahan turut menyertakan poster yang berisi tulisan sebagai berikut:
"Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 Tahap 4
- Bantuan Subsidi Upah (BSU) hadir kembal untuk membantu pekerja aktif!
- Disalurkan langsung ke rekening Bank Himbara (BRI, BNI, BTN, Mandiri)
- Nominal bantuan: Rp 600.000/orang
- Syarat Penerima:
Terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerajaan
WNI & sedang bekerja
Gaii di bawah Rp 350.000 orang"
Unggahan tersebut disertai menu pendaftaran, jika diklik akan muncul link berikut:
"https://cek.form-register.my.id/?fbclid=IwY2xjawOeBGZleHRuA2FlbQIxMQBzcnRjBmFwcF9pZAwyNTYyODEwNDA1NTgAAR4NIyTUx1Hf9lmsj9n1dYiwMVErJR4EAUT1snarPEt0spgYrtlGmL-8zWzQyg_aem_ripI3G01q7B-Ox6y69UN-g"
Link tersebut mengarah pada halaman situs yang meminta sejumlah identitas, seperti nama hingga nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link untuk mengecek BSU 2025 via Kemenaker? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......
Link Pendaftaran CPNS Kementerian Perhubungan
Beredar postingan di media sosial klaim link pendaftaran CPNS Kementerian Perhubungan. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 11 Desember 2025.
Berikut isi unggahannya:
"✨ Lowongan CPNS Resmi Dibuka! Siapa di sini yang siap mengejar karier impian jadi ASN? 💼🇮🇩 Yuk siapkan berkas, tingkatkan skill, dan jangan sampai ketinggalan info resminya!"
Postingan turut menyertakan poster, berikut isinya:
"PENDAFTARAN CPNS DINAS PERHUBUNGAN
LULUSAN SMA/SMK, D3/S1
PENEMPATAN DI SELURUH INDONESIA (SESUAI DOMISILI)
PENDAFTARAN DIPERPANJANG 15 NOVEMBER - 20 DESEMBER 2025
KEMENTERIAN PERHUBUNGA"
Postingan juga mencantumkan video pengumuman, ini isinya:
"Kementerian Perhubungan resmi membuka pendaftaran CPNS tahun ini. Sebuah kesempatan bagi anda yang ingin mengabdi dan berkarier di instansi pemerintahan
Untuk laki laki dan perempuan, lulusan SMA juga SI, usia mulai 18 hingga 45 tahun, sehat jasmani dan rohani, siap bekerja melayani masyarakat
Kami mengajak kamu untuk bergabung bersama Dinas Perhubungan. Daftar sekarang melalui link resmi yang tersedia di bio atau website."
Unggahan tersebut disertai menu pendaftaran dan jika diklik akan muncul link berikut:
"https://txcftx.it.com/pendaftaranonlinemdi?fbclid=IwY2xjawOsl7FleHRuA2FlbQIxMABicmlkETFhM3RxS2RlTllOWTVCYTlWc3J0YwZhcHBfaWQMMjU2MjgxMDQwNTU4AAEeee9a0P_n7RrtptzxcH1476waPydB4oJ4pXEXuVPYyWLXqKIhP16kOPWG3Q8_aem_wjhdqO2CzE4AcWDfWmelAQ"
Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram.
Benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kementerian Perhubungan? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......