China Resmikan Pusat Penelitian BRICS di Beijing, Perkuat Kerja Sama IPTEK Antarnegara

Apa itu Pusat Penetilian BRICS dan apa fungsinya?

oleh Tim GlobalDiterbitkan 06 Januari 2026, 17:03 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto bersama sejumlah para pemimpin negara saat mengikuti rangkaian hari kedua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 di Museum of Modern Art (MAM), Rio de Janeiro, Brasil, Senin (7/7/2025). (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Beijing - Pusat Penelitian Kekuatan Produktif Berkualitas Baru China-BRICS telah dibuka di Beijing, demikian dikatakan Kementerian Sains dan Teknologi China, Minggu.

Pusat ini akan menjadi platform internasional untuk pertukaran dan kerja sama penelitian dalam kerangka kerja sama BRICS, dikutip dari laman Antara News, Selasa (6/1/2026).

Pusat penelitian tersebut akan berfokus pada kajian teoretis dan terapan gabungan mengenai kekuatan produktif berkualitas baru, kerja sama dalam inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).

Selain itu juga pertukaran personel dan program pelatihan profesional guna mengembangkan talenta interdisipliner yang berwawasan global.

Serta pengembangan jaringan penelitian kolaboratif yang memberikan dukungan intelektual dan pengambilan keputusan untuk perumusan kebijakan dan kemakmuran bersama di antara negara-negara anggota BRICS maupun negara-negara mitra.

Bagi negara-negara BRICS, pengembangan kekuatan produktif berkualitas baru secara bersama-sama merupakan arena kunci untuk memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan.

Menjadi mesin penggerak yang kuat bagi pembangunan bersama dan inklusif, serta langkah efektif menuju pembangunan komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia, kata Chen Jiachang, wakil menteri ilmu pengetahuan dan teknologi China.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya