AS Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Bursa Saham Asia Pasifik Hari Ini Kompak Menguat

Simak gerak bursa saham Asia Pasifik hari ini 5 Januari 2026 usai Amerika Serikat (AS) menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

oleh Septian DenyDiterbitkan 05 Januari 2026, 08:30 WIB
Ilustrasi bursa saham Asia (Foto by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham Asia-Pasifik memulai pekan perdagangan penuh pertama tahun 2026 dengan catatan yang lebih kuat setelah AS mengatakan telah menyerang Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro pada akhir pekan kemarin. Harga minyak sedikit turun karena pasar mempertimbangkan potensi dampak ketegangan geopolitik.

Dikutip dari CNBC, Senin (5/1/2026), indeks saham acuan Jepang, Nikkei 225 melonjak 2,26% pada sesi perdagangan pertamanya tahun ini, sementara indeks saham Topix bertambah 1,42% ke level tertinggi sepanjang masa.

Saham-saham sektor pertahanan termasuk di antara yang paling banyak mengalami kenaikan di indeks tersebut, dengan Kawasaki Heavy Industriesdan Mitsubishi Heavy Industriesmenambahkan masing-masing 5,7% dan 6,4%.

Indeks saham Kospi Korea Selatan naik 2,19% ke rekor tertinggi 4.420,92, dan indeks saham Kosdaq untuk perusahaan berkapitalisasi kecil bertambah 0,2%. Saham raksasa pertahanan Hanwha Aerospace melonjak hingga 4%, sementara Poongsan diperdagangkan 3% lebih tinggi.

Indeks saham ASX/S&P 200 Australia diperdagangkan datar. Indeks saham Hang Seng Hong Kong diperkirakan akan dibuka lebih tinggi, dengan kontrak berjangka diperdagangkan pada 26.442, dibandingkan penutupan indeks sebelumnya di 26.338,47. 

Otoritas AS mengatakan Maduro dan istrinya, Cilia Flores, diterbangkan ke New York setelah operasi tersebut dan didakwa dengan konspirasi terorisme narkoba dan kejahatan lainnya. Dakwaan tersebut menyatakan bahwa perdagangan narkoba telah “memperkaya dan memperkuat elit politik dan militer Venezuela.”

Harga minyak turun setelah eskalasi yang melibatkan negara kaya minyak tersebut. Minyak mentah BrentHarga turun lebih dari 1% sebelumnya sebelum mengurangi kerugian, dan terakhir diperdagangkan 0,25% lebih rendah, sementara West Texas IntermediateHarga minyak mentah turun 0,4%.

Venezuela, salah satu anggota pendiri OPEC, memiliki cadangan minyak mentah terbukti terbesar di dunia, yaitu 303 miliar barel, atau sekitar 17% dari total global, menurut Badan Informasi Energi AS.

 

Harga Emas

Ilustrasi Harga Emas Hari Ini di Dunia. Foto: DAVID GRAY | AFP

Harga emas spot naik lebih dari 1% menjadi $4.383,99.

Kontrak berjangka ekuitas AS tetap stabil pada awal jam perdagangan Asia.

Pada hari Jumat di Amerika Serikat, hari perdagangan pertama tahun 2026,  S&P 500  ditutup sedikit lebih tinggi karena kenaikan saham-saham semikonduktor menjaga indeks tetap stabil.

Indeks acuan ditutup naik 0,19% pada 6.858,47, sementara  Nasdaq Composite  turun 0,03% menjadi 23.235,63. Kedua indeks tersebut sebelumnya menunjukkan tren positif yang solid di awal hari, dengan S&P 500 dan Nasdaq yang didominasi saham teknologi diperdagangkan lebih tinggi masing-masing sebesar 0,7% dan 1,5% pada puncaknya.

Indeks  Dow Jones Industrial Average  naik 319,10 poin, atau 0,66%, dan ditutup pada 48.382,39.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya