AC Milan Butuh Bek, Lazio Butuh Gelandang, Barter Saja

AC Milan siap buka diskusi dengan Lazio terkait pertukaran Mario Gila dan Ruben Loftus-Cheek sebagai solusi kebutuhan skuad kedua klub.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 02 Januari 2026, 19:05 WIB
Mario Gila dari Lazio (kanan) dan Christopher Nkunku dari AC Milan berebut bola dalam laga Serie A antara AC Milan dan Lazio di San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 29 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan diperkirakan akan bertemu dengan perwakilan Lazio untuk mendiskusikan peluang pertukaran pemain. Pertemuan ini muncul setelah kurangnya opsi bek tengah membuat Milan perlu bergerak cepat.

Napoli dan Inter bukan satu-satunya klub yang aktif di bursa, karena AC Milan kini mempertimbangkan skema tukar pemain dengan Lazio. Klub ibu kota itu memiliki pemain yang diminati Rossoneri sementara Milan sendiri punya aset yang bisa memenuhi kebutuhan Lazio.

Potensi pertukaran pemain antara Milan dan Lazio ini melibatkan Ruben Loftus-Cheek dan Mario Gila.


AC Milan Mencari Bek Tengah

Para pemain AC Milan - Strahinja Pavlovic (kiri), Fikayo Tomori, dan Matteo Gabbia - merayakan hasil pertandingan setelah duel Serie A kontra Inter Milan, Senin (24/11/2025) dini hari WIB.

AC Milan mencari bek tengah untuk memperkuat rotasi di jantung pertahanan. Cedera Matteo Gabbia membuat opsi di bangku cadangan semakin tipis sehingga kebutuhan itu jadi prioritas klub.

Akan tetapi, target transfer konvensional mungkin tidak mudah diperoleh sehingga Rossoneri mulai melihat alternatif lewat pertukaran.

Lazio memiliki Mario Gila, bek muda Spanyol yang kontraknya akan berakhir dalam 18 bulan. Gila sudah lama diincar manajemen AC Milan sebagai solusi jangka menengah hingga panjang untuk posisi bek tengah mereka.

Namun, untuk mewujudkan tukar tambah ini, negosiasi dengan presiden Lazio Claudio Lotito akan menjadi faktor penentu.


Loftus-Cheek Reuni dengan Sarri?

Ruben Loftus-Cheek dari AC Milan menguasai bola dalam laga Serie A antara AC Milan dan Cremonese di Stadion San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 23 Agustus 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Sementara itu, Lazio membutuhkan tenaga gelandang yang bisa langsung memberi dampak pada lini tengah. Nama Ruben Loftus-Cheek muncul sebagai kandidat ideal bagi Maurizio Sarri yang ingin membangun kembali performa pemain asal Inggris tersebut.

Sarri pernah bekerja dengan Loftus-Cheek di Chelsea sehingga ada keyakinan hubungan itu bisa membantu performa sang gelandang kembali stabil.

Loftus-Cheek sendiri masih memiliki kontrak di AC Milan sampai 2027 tanpa tanda-tanda perpanjangan. Pemain itu dianggap surplus dalam susunan nama Rossoneri sehingga peluang untuk dipinjamkan cukup realistis.

Lazio diyakini bisa memanfaatkan pengalaman dan fisik Loftus-Cheek untuk memperkuat lini tengah mereka dalam sisa musim berjalan.

Pertemuan dua eksekutif klub bakal krusial untuk menentukan arah transfer ini. Pertukaran dua arah dianggap mungkin karena kedua pemain punya profil kontrak serupa dan masing-masing klub punya kebutuhan yang saling melengkapi.

Loftus-Cheek menerima sekitar €5 juta per tahun di Milan, dan biaya pinjaman diperkirakan mencapai €2,5 juta hingga akhir musim. Sedangkan Gila mendapatkan €500 ribu per tahun dan mencari kenaikan upah jika pindah klub.

Namun, perbedaan nilai kontrak itu bisa diatasi lewat perhitungan nilai tukar pemain di meja negosiasi. Jika diskusi berjalan mulus, pertukaran ini bisa menjadi solusi cerdas bagi AC Milan dan Lazio.

Sumber: Sempre Milan


Klasemen Serie A/Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya