Tas Hitam Misterius Gegerkan Warga Parepare, Gegana Diterjunkan

Polisi juga membentangkan garis polisi di sekitar lokasi demi mensterilkan area.

oleh FauzanDiterbitkan 02 Januari 2026, 17:06 WIB
Penemuan tas mencurigakan di parepare. (Liputan6.com/Fauzan)

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah tas misterius menggegerkan warga Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (2/1/2026) siang. Tas berwarna hitam tersebut ditemukan berada di Bundaran Tugu Pramuka, Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Berdasarkan video yang beredar, kepolisian menerjunkan Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulsel untuk mengecek tas ransel mencurigakan itu. Polisi juga membentangkan garis polisi di sekitar lokasi demi mensterilkan area.

Petugas yang mengenakan seragam dan perlengkapan antiledak tampak diturunkan untuk memeriksa isi tas tersebut, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi ancaman bahan berbahaya.

Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda mengatakan, laporan mengenai tas mencurigakan tersebut pertama kali diterima dari warga sekitar. Dia menyebut, warga mengaku telah melihat tas itu berada di lokasi sejak Kamis (1/1/2026).

“Ada warga melapor kalau melihat tas yang mencurigakan,” kata Indra kepada wartawan, Jumat (2/1/2026).

Indra menjelaskan, tas tersebut sebenarnya sudah terlihat sejak Kamis siang, namun saat itu diabaikan oleh warga. Karena hingga Jumat tas tersebut masih berada di lokasi dan tidak diketahui pemiliknya, warga pun mulai merasa curiga dan khawatir.

“Tas itu dilihat dari kemarin siang, tapi diabaikan. Tadi tas itu ternyata masih ada. Jadi warga curiga dan takut, kemudian melapor kepada kami (polisi),” sambungnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Parepare bergerak dan berkoordinasi dengan Brimob Polda Sulsel. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ya, Tim Jibom diturunkan untuk mengecek isi tas. Jangan sampai ada bahan berbahaya seperti bahan peledak,” tegas Indra.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Jibom, isi tas misterius tersebut akhirnya terungkap. Kapolres Parepare memastikan tidak ditemukan bahan berbahaya di dalam tas tersebut.

“Barusan sudah dicek. Isi tas ternyata hanya pakaian. Tidak ada bahan berbahaya,” bebernya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya