Dorong Ketahanan Pangan, Program Pengembangan Beras Sehat Dilakukan di Karawang

Program pengembangan dan edukasi beras sehat dilakukan di Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar).

oleh Liputan6.comDiterbitkan 13 April 2026, 20:05 WIB
Program pengembangan dan edukasi beras sehat di Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar). (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional, Asuransi Jasindo menyelenggarakan program pengembangan dan edukasi beras sehat di Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar).

Program ini juga menjadi upaya perusahaan dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama di sekitar Kabupaten Karawang.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan, program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan dampak berkelanjutan melalui pemberdayaan petani serta penguatan edukasi pangan sehat berbasis komunitas.

"Program pengembangan beras sehat ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas hasil pertanian, tetapi juga mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat ke arah yang lebih sehat dan berkelanjutan," ujar Brellian, Senin (13/4/2026).

Dia menjelaskan, program ini mencakup pelatihan dan pendampingan bagi petani lokal, pemberian bantuan sarana produksi, serta edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya konsumsi pangan sehat. Bantuan program telah disalurkan pada akhir 2025, dengan masa tanam berlangsung selama 3–4 bulan dan panen yang dilaksanakan pada April 2026.

"Melalui sinergi dengan berbagai pihak, kami berharap program ini dapat memberikan dampak nyata, baik dalam meningkatkan kesejahteraan petani maupun mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat lokal," kata Brellian.

 

Kolaborasi yang Dilakukan

Menurut Brellian, lewat kolaborasi dengan posyandu dan sekolah, kegiatan edukasi menyasar kelompok masyarakat yang rentan, seperti ibu hamil, ibu dengan balita, serta lansia.

"Asuransi Jasindo berharap dengan program ini dapat meningkatkan pemahaman akan pentingnya asupan nutrisi, termasuk kandungan zinc dan mineral dalam beras organik yang berperan dalam pencegahan stunting," ucap dia.

Brellian menambahkan pendekatan yang dilakukan perusahaan tidak hanya berhenti pada aspek produksi, tetapi juga mencakup edukasi yang komprehensif kepada masyarakat.

"Selain program pengembangan dan edukasi beras organik, Asuransi Jasindo ke depannya akan terus memperkuat peran dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui berbagai inisiatif yang berorientasi pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) melalui berbagai program dan inisiatif lainnya," kata dia.

Brellian mengatakan, upaya ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mendorong kemandirian bangsa melalui penguatan sektor strategis seperti pangan, guna menciptakan sistem yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

"Kami akan terus berkomitmen mendukung ketahanan pangan melalui program berkelanjutan yang berdampak," tutup Brellian.

Infografis Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya