Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid membuat pusing Manchester United dan Liverpool. Pemain incaran dua klub Inggris itu terancam direbut oleh Real Madrid. Los Blancos sudah melakukan pendekatan resmi kepada bek Crystal Palace Marc Guehi.
Guehi menjadi bek paling di buru di tahun 2026 ini. Pasalnya pemuda Inggris itu bisa didapatkan dengan harga murah pada Januari ini atau bahkan gratis bila mau sabar menunggu sampai musim panas 2026.
Advertisement
Kontrak Guehi bersama Palace akan habis pada Juni 2026. Guehi kabarnya sudah membulatkan tekad tidak memperpanjang kontraknya dan siap menjadi pemain free agent di musim panas 2026 sehingga bisa bebas memilih klub yang diinginkan.
Mulai Januari 2026, sesuai peraturan Bosman, mulai Januari 2026 Guehi sudah bisa melakukan negosiasi dengan klub lain karena kontrak tersisa enam bulan lagi.
Situasi ini membuat banyak klub besar tergoda merekrut Guehi. Manchester United dan Liverpool sudah naksir Guehi sejak lama. Kini MU dan Liverpool terancam mendapat saingan berat lainnya yakni Real Madrid.
Media Spanyol AS pada akhir Desember 2025 melaporkan Real Madrid sudah membuka pembicaraan dengan perwakilan Guehi. Mereka menunjukkan minat untuk menampungnya di musim panas 2026 nanti.
Real Madrid Berburu Pemain Gratisan Berkualitas
Real Madrid ingin Guehi mengikuti jejak Kylian Mbappe dan Trent Alexander Arnold yang dalam dua musim terakhir bergabung ke Santiago Bernabeu saat kontraknya habis dengan klub terdahulu.
Kebetulan lini belakang Real Madrid memang perlu regenerasi. El Real akan mendapat pemain asal Swiss David Alaba yang sudah uzur dan sering absen karena diganggu cedera. Eder Militao juga kerap bermasalah dengan kebugarannya.
Bisa Rusak Rencana Manchester United dan Liverpool
Kehadiran Real Madrid bisa membuat Guehi tergoda menjajal tantangan baru bermain di luar Inggris. MU dan Liverpool terancam gigit jari dalam perburuan Guehi.
Liverpool sempat hampir mendapatkan Guehi di bursa transfer musim panas 2025 lalu. Namun kesepakatan mendadak dibatalkan oleh Palace di saat akhir jelang penutupan bursa transfer karena gagal mendapatkan bek tengah pengganti yang sepadan.