Akhir 2025, Krisis Kemanusiaan di Gaza Masih Memprihatinkan

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 31 Desember 2025, 08:35 WIB
Akhir 2025, Krisis Kemanusiaan di Gaza Masih Memprihatinkan
Para pengungsi Palestina yang berada di Deir El-Balah, Jalur Gaza Tengah, bersiap menyambut pergantian tahun. Memasuki detik-detik pergantian tahun, krisis kemanusiaan di Jalur Gaza masih sangat memprihatinkan. Cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan deras, angin kencang, dan suhu dingin memperburuk kondisi pengungsi Palestina di Gaza hingga menimbulkan angka kematian baru. Sebagai informasi, sejak serangan Israel menghantam hampir seluruh wilayah di Gaza pada Oktober 2023 lalu, sedikitnya 71.266 orang dilaporkan tewas yang mayoritas adalah perempuan dan anak-anak. Dan, lebih dari 171.222 orang mengalami luka-luka, banyak di antaranya menderita cedera permanen yang mengubah hidup. Sementara itu, sekitar 1,9 juta orang atau setidaknya 90% dari total populasi Gaza telah mengungsi setidaknya satu kali sejak perang meletus pada Oktober 2023 lalu.
Anak-anak berjalan di belakang patung pasir karya seniman Yazed Abo Jarad yang menggambarkan angka 2026 atau tahun mendatang di Deir El-Balah, Jalur Gaza tengah pada 30 Desember 2025. Para pengungsi Palestina yang berada di Deir El-Balah, Jalur Gaza Tengah, bersiap menyambut pergantian tahun. (Bashar Taleb/AFP)
Memasuki detik-detik pergantian tahun, krisis kemanusiaan di Jalur Gaza masih sangat memprihatinkan. Tampak dalam foto, warga menyaksikan seniman Yazed Abo Jarad membuat patung pasir untuk tahun mendatang di Deir El-Balah, Jalur Gaza tengah pada 30 Desember 2025. (Bashar Taleb/AFP)
Cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan deras, angin kencang, dan suhu dingin memperburuk kondisi pengungsi Palestina di Gaza hingga menimbulkan angka kematian baru. Tampak dalam foto, anak-anak menyaksikan seniman Yazed Abo Jarad membuat patung pasir untuk tahun mendatang di Deir El-Balah, Jalur Gaza tengah pada 30 Desember 2025. (Bashar Taleb/AFP)
Sebagai informasi, sejak serangan Israel menghantam hampir seluruh wilayah di Gaza pada Oktober 2023 lalu, sedikitnya 71.266 orang dilaporkan tewas yang mayoritas adalah perempuan dan anak-anak. Tampak dalam foto, seniman Yazed Abo Jarad (kiri) membuat patung pasir untuk tahun mendatang di Deir El-Balah, Jalur Gaza tengah pada 30 Desember 2025. (Bashar Taleb/AFP)
Dan, lebih dari 171.222 orang mengalami luka-luka, banyak di antaranya menderita cedera permanen yang mengubah hidup. Tampak dalam foto, anak-anak menghangatkan diri di dekat api unggun di samping patung pasir karya seniman Yazed Abo Jarad yang menggambarkan tahun mendatang di Deir El-Balah, Jalur Gaza tengah pada 30 Desember 2025. (Bashar Taleb/AFP)
Sementara itu, sekitar 1,9 juta orang atau setidaknya 90% dari total populasi Gaza telah mengungsi setidaknya satu kali sejak perang meletus pada Oktober 2023 lalu. Tampak dalam foto, anak-anak berdiri di samping patung pasir karya seniman Yazed Abo Jarad (kanan) yang menggambarkan tahun mendatang di Deir El-Balah, Jalur Gaza tengah pada 30 Desember 2025. (Bashar Taleb/AFP)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya