Liputan6.com, Jakarta - Sosok di balik penusukan bocah 9 tahun berisinial MAHM yang meninggal di kediamannya sendiri di Kota Cilegon, Banten, hingga hari ini belum diungkapkan pihak kepolisian.
"Masih proses penyelidikan, karena kita tidak bisa menyampaikan disini, karena ada bersifat konfidensial, khususnya berkaitan dengan barang-barang bukti ilmiah," kata Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, saat dikonfirmasi, Senin, (29/12/2025).
Advertisement
Disebutkan, sudah ada 22 orang yang diperiksa oleh polisi, meski begitu, belum ada tersangka yang bisa ditetapkan.
"Dibantu oleh polda dan dibantu oleh Bareskrim dalam pengungkapan proses ini," ungkap Martua Raja.
Terkait adanya dugaan pembunuhan berencana menggunakan pelaku yang sudah dipesan, Polres Cilegon masih belum mengungkapkannya.
"Yang jelas masih kita proses penyelidikan. Masih kita proses (adanya dugaan pelaku pembunuhan)," jelas Martua Raja.
Sebelumnya, MAHM, bocah 9 tahun meregang nyawa setelah menjadi korban penusukan di rumahnya sendiri di Komplek Bukit Baja Sejahter (BBS) III, Kota Cilegon, Banten. Korban ternyata anak dari polikus PKS.
Ayahnya adalah Maman Suherman, dewan pakar DPC PKS Kota Cilegon. Korban MAHM adalah murid SD Al Azhar 40 Kota Cilegon, Banten. Jasadnya sudah dimakamkan pada Rabu, 17 Desember 2025 sekitar pukul 13.00 WIB.
"Mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan dan ketabahan bagi keluarga Pak Haji Maman. Kejadian ini mengingatkan kita semua untuk selalu menyiapkan hari esok yang lebih baik dan mengambil hikmah positif dari setiap cobaan," ujar Ketua DPW PKS Banten, Najib Hamas, Kamis, (18/12/2025).
Korban Anak Baik dan Rajin Ibadah
Saat ditemukan tak bernyawa, banyak luka tusuk di tubuhnya. Selama ini, keluarga dan kerabat mengenal korban sebagai pribadi yang baik, soleh, cerdas dan patuh orangtua.
Sempat mencuat kabar bahwa MAHM menjadi korban perampokan. Tetapi anehnya tidak ada barang berharga hilang dari dalam rumah. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan oleh Polres Cilegon.
"Anaknya sangat penurut, ibadahnya bagus meski baru 9 tahun. Ketaatannya kepada orang tua luar biasa dan bisa jadi contoh untuk anak-anak seusianya," jelasnya.