Liputan6.com, Jakarta - Kolaborasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dalam mengembangkan Rumah Inovasi Daerah sebagai pusatnya riset dan juga inovasi.
Dilansir dari Antara, Kepala BRIN, Arif Satria pada 24 Desember 2025 bersamaan dengan penandatanganan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dilakukan di Gedung Pakuan.
Advertisement
Dikutip dari Antara, pada hari Senin (29/12/2025) Arif mengatakan bahwa
"Ini provinsi yang pertama yang kami kunjungi, untuk mengembangkan nanti ke depan Rumah Inovasi Daerah," ujar Arif.
Arif juga menjelaskan, Rumah Inovasi Daerah ini juga nantinya akan jadi pusat pengembangan riset dan inovasi yang diharapkan dapat mengakselerasi pembangunanan ekonomi, pembangunan sosial, maupun pengelolaan lingkungan hidup.
"Pak Gubernur ini memiliki visi yang jauh ke depan bagaimana terkait sustainability harus dikedepankan dalam proses pembangunan ini," terang dia.
Samakan Visi, Prioritaskan Inovasi Berbasis Alam dan Keberlanjutan
Hadirnya inovasi ini sesuai dengan visi dari gubernur dalam memitigasi atau mengantisipasi potensi bencana yang ada kemungkinan muncul, dikeluarkan untuk menanggulangan bencana daopat lebih besar.
Artinya, Jabar kini ada perhatian khusus untuk mengembalikan alam sebagai suatu acuan yang mendalam soal poengelolaan kedepan.
"Itu yang sering disebut sebagai nature based solutions. Jadi, bagaimana menyelesaikan masalah-masalah berbasis pada alam," ucap Arif.
Munculnya inovatif tersebut juga menunjukkan keselarasan visi dan pandangan anyara BRIN dan Pemprov Jawa Barat dalam menangani permasalahan perkianan, peternakan, variestaas lokal yang sampai saat ini harus tetap hidup, dan isu tata ruang.
"Ini menurut saya penting untuk benar-benar dikawal agar isu keberlanjutan (sustainability) ini berjalan dengan baik," tutup Arif.