Harga Perak Pecah Rekor, Tembus USD 80 per Ons di Pasar Spot

Lonjakan harga perak ke atas USD 80 per ons menegaskan posisinya sebagai aset lindung nilai global.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 29 Desember 2025, 12:15 WIB
(Ilustrasi perak-silver by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga perak spot melonjak tajam dan berhasil menembus level USD 80 per ons untuk pertama kalinya pada 29 Desember. Kenaikan ini didorong oleh pergerakan pasar perak global serta permintaan yang kuat, berdasarkan data langsung dari JM Bullion.

Dikutip dari coinmarketcap, Senin (29/12/2025), meski lonjakan ini merupakan bagian dari pergerakan komoditas secara luas, tidak ditemukan keterkaitan langsung dengan proyek blockchain atau aset kripto tertentu. Namun demikian, penguatan harga perak tetap menjadi sorotan pelaku pasar global.

Data dari JM Bullion dan OneGold menunjukkan harga perak spot resmi melampaui USD 80 per ons. Sepanjang tahun berjalan, kenaikan harga perak tercatat mencapai USD 51, yang sebagian besar dipengaruhi oleh kontrak berjangka perak di COMEX serta harga acuan dari dealer bullion besar.

Kenaikan bersejarah ini didorong oleh kombinasi permintaan industri dan minat investasi yang terus meningkat. Kondisi tersebut memperkuat posisi perak sebagai aset keras (hard asset) yang diminati di tengah tren logam mulia global.

Reaksi pasar terpantau relatif stabil. Investor ritel maupun institusional memantau pergerakan harga perak dengan cermat. Meski tidak berdampak langsung pada pasar kripto, kenaikan nilai perak dinilai sebagai bagian dari narasi besar aset lindung nilai.

“Perak kini berada di wilayah rekor tertinggi baru, dengan permintaan industri serta kebutuhan moneter dan investasi sebagai pendorong utama,” tulis JM Bullion dalam pernyataannya.

 

Mengulang Sejarah di Era Pasar Digital

(Ilustrasi perak-silver by AI)

Lonjakan harga perak ke atas USD 80 per ons mengingatkan pada rekor yang pernah tercapai pada 2011. Namun kali ini, kenaikan terjadi di tengah lingkungan pasar yang jauh lebih digital dan terintegrasi secara global.

Sebagai perbandingan, pada 28 Desember 2025, harga Bitcoin tercatat berada di kisaran USD 87.673,64 dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 1,75 triliun, menurut data CoinMarketCap. Dalam 90 hari terakhir, nilai Bitcoin justru tercatat turun sekitar 23,29%.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa di tengah volatilitas aset digital, perak kembali menegaskan perannya sebagai instrumen lindung nilai yang stabil, terutama saat permintaan industri dan investasi bergerak seiring.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya