Tim SAR Temukan Serpihan KM Putri Sakinah dalam Pencarian 4 WNA Spanyol

Tim SAR Gabungan menggunakan Kapal RIB Pos SAR Manggarai Barat, Sea Rider KSOP Labuan Bajo, RIB Lanal Maumere, RIB Ditpolair Polda NTT, Kapal KPC Ditpolair Polda NTT dalam melaksanakan penyisiran.

oleh Ola KedaDiterbitkan 28 Desember 2025, 10:05 WIB
Tim SAR Gabungan saat melakukan upaya pencarian KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, NTT (Liputan6.com/Ola Keda)

Liputan6.com, Jakarta - Operasi SAR hari kedua atas tenggelamnya KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, NTT mulai terlihat titik terang. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan serpihan badan kapal motor penumpang tersebut.

Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman menjelaskan operasi kedua dilakukan untuk mencari 4 warga Spanyol yang dikabarkan hilang saat KM Putri Sakinah tenggelam Jumat (26/12) pukul 20.30 WITA.

Dia menjelaskan Tim SAR Gabungan menggunakan Kapal RIB Pos SAR Manggarai Barat, Sea Rider KSOP Labuan Bajo, RIB Lanal Maumere, RIB Ditpolair Polda NTT, Kapal KPC Ditpolair Polda NTT melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi kejadian di Perairan Utara Pulau Padar sejak pagi hari hingga pukul 18.00 WITA.

Menurut Fathur, upaya pencarian 4 korban WNA Spanyol belum berhasil. Tim SAR Gabungan mengalami beberapa kendala seperti gelombang tinggi sekitar 0,25-1,5 meter, arus yang cukup kuat di sekitar Perairan Pulau Padar serta hujan lebat yang mengurangi jarak pandang.

“Walau banyak kendala tapi tidak menurunkan semangat Tim SAR Gabungan dalam proses pencarian,” terangnya.

Meski belum berhasil menemukan korban, namun Tim SAR Gabungan menemukan beberapa barang dan serpihan kapal.

Dia menyebut pada pukul 09.45 Wita Tim SAR Gabungan menemukan tabung gas milik KM Putri Sakinah. Lalu pada pukul 09.57 Wita penemuan salah satu serpihan atau puing kapal. Kemudian pada pukul 12.35 Wita Tim SAR Gabungan kembali menemukan body kamar nahkoda.

“Seluruh penemuan barang dan serpihan kapal di bawah radius 5 Nautical Mile dari lokasi kejadian,” ujar dia.

 

Temukan Data Manifest

Tim SAR Gabungan dari Kom Maumere juga telah melakukan beberapa check dan recheck terhadap data manifest 4 WNA Spanyol. Dari hasil itu ditemukan beberapa perbaikan yaitu 4 korban terdiri dari ayah bersama 1 anak perempuan dan 2 anak laki-laki korban. Sedangkan yang selamat adalah istri korban dan 1 anak perempuan mereka.

"Jadi total 1 keluarga WNA berjumlah 6 orang,” jelasnya.

Sedangkan korban yang selamat pada peristiwa kecelakaan laut ini adalah Lukman sebagai Kapten KM Putri Sakinah, lalu 3 orang ABK yaitu Muhamad Rifai, Muhamad Alif Latifa, dan Rahimullah, kemudian guide bernama Valdus, dan 2 penumpang WNA Spanyol yakni Ortuno Andrea dan Mar Martinez Ortuno. Sementara 4 korban yang masih dalam pencarian yaitu Martin Carreras Fernando, Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, dan Martines Ortuno Enriquejavier.

 

Bawa 11 Penumpang

KM Putri Sakinah membawa 11 penumpang berangkat dari Pulau Komodo pada pukul 20.00 Wita menuju Pulau Padar untuk melanjutkan perjalanan wisata.

Setelah setengah jam perjalanan, kapal wisata itu dihantam ombak besar dan mengalami mati mesin hingga tenggelam.

Beberapa saat setelah mendapat informasi kecelakaan laut tersebut, Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi menggunakan RIB Pos SAR Manggarai Barat. Saya itu, 3 orang penumpang berhasil dievakuasi oleh Kapal Nepton, dan 4 orang dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya