Liputan6.com, Jakarta - Apakah Anda merasa kewalahan dengan tekanan untuk menghabiskan uang untuk hadiah, pesta dan perjalanan selama masa liburan ini? Di sisi lain, harga barang masih tinggi, utang kartu kredit mungkin meningkat.
Jika Anda merasa tertekan karena uang, financial therapist dan pembawa acara Mind Money Balance, Lindsay Bryan-Podvin menuturkan, Anda bukan satu-satunya yang merasakan hal itu.
Advertisement
Untuk menghindari tekanan tambahan pada keuangan Anda, pakai liburan sebagai waktu untuk lebih memperhatian pengeluaran Anda. Selain itu, menghabiskan uang bukan satu-satunya cara untuk menunjukkan kasih saying Anda kepada teman dan keluarga.
"Kita menambahkan semua nostalgia dan tekanan selama bertahun-tahun yang kita berikan pada liburan untuk memenuhi semacam gambaran sempurna,” ujar Bryan-Podvin seperti dikutip dari AP, Minggu (28/12/2025).
Mulai dari menetapkan anggaran hingga menciptakan tradisi sendiri, berikut rekomendasi sejumlah ahli untuk menghindari stress keuangan selama musim liburan:
1.Mulai dengan Anggaran
Direktur Pendidikan di aplikasi keuangan keluarga Greenlight, Jennifer Seitz menuturkan, menetapkan anggaran dapat membantu Anda menghindari pengeluaran berlebihan untuk hadiah dan pengeluaran liburan lainnya.
"Pastikan untuk memasukkan biaya perjalanan, pengiriman, tip musiman dan mengetahui apa yang Anda rencanakan untuk dibelanjakan di setiap kategori dan kemudian menetapkan batasan dapat mempermudah menghindari utang pada Januari,” ujar Seitz.
Memiliki anggaran meski langkah pertama, mematuhi sama pentingnya. Bryan-Podvin merekomendasikan agar Anda memasukkan pembayaran utang rutin ke anggaran liburan Anda. Dengan begitu, Anda menghindari keterlambatan pembayaran atau menambah utang.
2.Cari penawaran terbaik
Saat Anda berbelanja hadiah liburan, cari obral, kupon dan diskon liburan lainnya sehingga dapat mengurangi biaya keseluruhan.
"Saya selalu mencari kode kupon agar dapat menghemat, atua cash back, atau mendapatkan penawaran pengiriman gratis. Saya sangat percaya pada alat-alat tersebut dan menggunakannya setiap kali berbelanja,” ujar Shopping Expert, Trae Bodge.
3.Tentukan Apa yang Paling Penting bagi Anda
Musim liburan merupakan musim memberi, tetapi menghabiskan terlalu banyak uang dan energi dapat berdampak buruk pada kesehatan mental Anda. Menentukan apa yang paling Anda pedulikan dapat membantu Anda menghindari stress finansial.
Bryan-Podvin menyarankan Anda untuk menuliskan pengeluaran liburan Anda yakni perjalanan, perayaan, dan hadiah. Kemudian tanyakan pada diri sendiri apakah membeli atau berpartisipasi dalam semua aktivitas dan biaya tersebut terasa menyenangkan.
"Itu membantu Anda memprioritaskan hal-hal yang paling penting bagi Anda pada musim liburan ini,” ujar dia.
4. Jangan Takut untuk Mengatakan Tidak
Di antara pesta kantor, acara kelurga, dan pertemuan dengan teman, musim liburan dapat dengan cepat menjadi sangat melelahkan baik secara emosional dan finansial. Jika Anda merasa stress, jangan takut untuk menetapkan batasan dan mengatakan tidak pada suatu acara atau pertukaran hadiah.
"Sebagian besar orang yang Anda beri batasan akan mengerti dan beberapa akan merasa lega,” ujar Bryan-Podvin.
Berterus terang tentang keuangan Anda bisa jadi sulit, tetapi berbagi jika Anda kesulitan dengan utang atau masalah keuangan lainnya dapat membantu keluarga dan teman memahami harus memprioritaskan hadiah dan aktivitas berbiaya rendah.
5.Ciptakan Tradisi Anda Sendiri
Dalam beberapa tahun terakhir, Seitz memperhatikan adanya pergeseran dari pengeluaran uang untuk barang-barang dan lebih fokus pada menciptakan pengalaman bermakna bersama keluarga.
"Saya pikir sangat penting bagi keluarga untuk menciptakan bentuk-bentuk kebahagiaan alternatif yang tidak selalu terkait dengan pembelian. Anak-anak sering mengingat kenangan dan tradisi tersebut, terutama,” kata Seitz.
Cara baru untuk merayakan tidak harus melibatkan pengeluaran yang lebih besar, bisa sesederhana mengadakan acara membuat pancake bersama seluruh keluarga, memainkan permainan papan baru, atau melakukan pertukaran hadiah buatan sendiri.