Liputan6.com, Jakarta - Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terbang pada perdagangan Jumat, (26/12/2025). Kenaikan harga perak Antam itu mengikuti harga emas Antam.
Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam lebih mahal Rp 900 pada Jumat pekan ini. Harga perak Antam sentuh Rp 44.965 dari sebelumnya Rp 44.065. Berikut sejumlah spesifikasi perak di Antam.
Advertisement
Spesifikasi Jenis Perak di Antam:
Berikut spesifikasinya:
Perak Batangan 250 gram
Perak batangan (silver bar) 250 gram hadir dalam bentuk minting dengan finishing halus yang dapat digunakan sebagai alternatif instrumen investasi selain emas.
Berat 250 gram
Kemurnian 99.95%
Tebal 7.3 mm
Dimensi 38 x 86 mm
Harga: Rp 11.641.250
Perak Batangan 500 gram
Perak batangan (silver bar) 500 gram hadir dalam bentuk klasik dengan finishing halus yang dapat digunakan sebagai alternatif instrumen investasi selain emas.
Berat 500 gram
Kemurnian 99.95%
Tebal 8.5 mm
Dimensi 38 x 86 mm
Harga: Rp 22.482.500
Perak Butiran Murni 99,95%
Perak butiran (silver granules) dihasilkan melalui proses pemurnian dan granulasi. Terdapat pilihan berat 1 Kilogram, 5 kilogram dan 10 Kilogram dengan kemurnian 99,95% dan ukuran 2 mm - 5 mm.
Harga Perak Dunia
Harga emas dan perak stabil hingga melemah seiring tekanan karena aksi ambil untung pada perdagangan Rabu, 24 Desember 2025. Kedua logam tersebut mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Permintaan aset safe haven dan secara teknikal bullish telah mendorong kenaikan harga logam mulia tersebut.
Selain itu, pelaku pasar ritel saat ini juga mengalami kasus fear of missing out (FOMO) yang parah sehingga mendorong pergerakan bullish besar ini. Bagi yang terlambat masuk ke posisi belie mas dan perak dinilai sedang bermain api dan berpotensi rugi.
Harga emas Februari turun USD 12,30 menjadi USD 4.494 dan harga perak untuk pengiriman Maret bertambah USD 0,038 menjadi USD 71,175.
Selain itu, pasar global juga menunjukkan indeks dolar AS sedikit naik. Harga minyak mentah hampir stabil dan diperdagangkan sekitar USD 58,25 per barel. Imbal hasil obligasi treasury AS bertenor 10 tahun saat ini 4,15%.
Pergerakan Harga Perak
Sebelumnya, harga perak naik 1% ke posisi USD 72,16 pada Rabu (24/12/2025) waktu Singapura. Harga perak menyentuh posisi di atas USD 70 per ounce untuk pertama kali pada Selasa, 23 Desember 2025. Harga perak saat itu naik hingga 1,8% ke posisi USD 72,70 dan mencetak rekor. Reli logam putih ini lebih spektakuler daripada emas.
Kenaikan harga perak tersebut didorong sejumlah faktor antara lain arus dana yang masuk dan dislokasi pasokan yang masih ada di pusat perdagangan utama setelah pembekuan singkat pada Oktober. Demikian mengutip Yahoo Finance, Rabu pekan ini.
Gudang-gudang di London ini telah mencatat arus masuk yang signifikan, tetapi sebagian besar perak yang tersedia tetap berada di New York.
Didorong Permintaan Riil
Hal ini karena pelaku pasar menanti hasil penyelidikan Departemen Perdagangan Amerika Serikat tentang apakah impor mineral penting mengancam keamanan nasional yang dapat menyebabkan tarif atau pembatasan perdagangan pada logam tersebut.
"Tidak seperti reli perak sebelumnya yang didorong terutama oleh leverage, pergerakan ini didukung oleh permintaan riil untuk logam yang mengubah perilaku pasar di sekitar ambang harga utama,” ujar Business Development Manager Guardian Vaults, John Feeney.
"Saya belum melihat akhir dari tren ini,” dia menambahkan.
Selain perak, harga emas spot juga menguat 0,1% menjadi USD 4.489,1 per ounce pada pukul 14.20 di Singapura setelah menyentuh rekor tertinggi USD 4.525,77. Harga platinum menguat 2% menjadi USD 2.334,82 dan paladium bertambah 4,3%.