Hoaks Terkait Bom Kerap Meresahkan Masyarakat, Simak Faktanya

Hoaks yang dikaitkan dengan bom banyak beredar dan meresahkan masyarakat. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 24 Desember 2025, 19:00 WIB
Cek fakta bom di Sarinah 3 Maret 2024

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks yang dikaitkan dengan bom banyak beredar dan meresahkan masyarakat. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan. 

Lalu apa saja hoaks yang dikaitkan dengan bom? Berikut beberapa di antaranya: 

1. Cek Fakta: Hoaks Video Eks Menkes Siti Fadilah Supari Alami Kecelakaan Akibat Mobilnya Dibom 

Beredar di media sosial postingan video yang mengklaim mantan Menkes Siti Fadilah Supari mengalami kecelakaan karena mobilnya dibom. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini. 

Postingan video eks Menkes Siti Fadilah Supari banyak beredar di aplikasi percakapan WhatsApp. Dalam video berdurasi 1 menit 29 detik itu terdapat informasi yang menyebut mobil Siti dibom di jalan Tol Cikampek. 

Video tersebut juga menginformasikan mobil eks Menkes tersebut mengalami ledakan dahsyat dan menghancurkannya menjadi kepingan. Namun Siti dikabarkan selamat dari peristiwa tersebut. 

Lalu benarkah postingan video yang mengklaim mantan Menkes Siti Fadilah Supari mengalami kecelakaan karena mobilnya dibom? Simak dalam artikel berikut ini... 

2. Cek Fakta: Hoaks Video Ada Bom dan Baku Tembak di Sarinah 3 Maret 2024 

Beredar di media sosial postingan video yang menyebut ada ledakan bom dan baku tembak di Plasa Sarinah pada 3 Maret 2024. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu. 

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 3 Maret 2024. 

Dalam postingannya terdapat video berdurasi 11 menit 22 detik menggambarkan suasana kepanikan orang-orang di jalan. Video itu disertai narasi: 

"Di Plaza Sarinah Jkt, baku tembak dan 4 x lebih ledakan bom dan tembakan2 💥💥💥💥terjadinya hari ini tgl 3 Mart '24 tadi" 

Lalu benarkah postingan video yang menyebut ada ledakan bom dan baku tembak di Plasa Sarinah pada 3 Maret 2024? Simak dalam artikel berikut ini... 

3. Cek Fakta: Tidak Benar Ma'ruf Amin Sebut Bom Bunuh Diri di Bandung dari Jaringan Pesantren 

Beredar di media sosial postingan yang mengklaim Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut bom bunuh diri di Bandung dari jaringan pesantren. Postingan ini beredar sejak beberapa waktu lalu. 

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 10 Desember 2022. 

Dalam postingannya terdapat gambar artikel berjudul "Ma'ruf Amin Kutuk Bom Bunuh Diri di Bandung ini Jaringan Pesantren" 

Akun itu menambahkan narasi: 

"Jangan sampai kutukan seluruh santri berbalik padamu pak tua" 

Lalu benarkah postingan yang mengklaim Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut bom bunuh diri di Bandung dari jaringan pesantren? Simak dalam artikel berikut ini... 

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya