Menkeu Purbaya Ketemu Mensos, Bahas Masalah Ini

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf, ini yang dibahas.

oleh Septian DenyDiterbitkan 24 Desember 2025, 11:00 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menerima Menteri Sosial Syaifullah Yusuf di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (23/12).

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menerima Menteri Sosial Syaifullah Yusuf di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (23/12). 

Pertemuan tersebut membahas optimalisasi kinerja anggaran Kementerian Sosial di penghujung tahun anggaran 2025.

Dikutip dari unggahan Purbaya diakun instagram @menkeuri, Rabu (24/12/2025) dalan pertemuan itu, Menkeu Purbaya menekankan pentingnya percepatan realisasi anggaran sekaligus peningkatan kualitas belanja. 

“Pertemuan ini membahas terkait optimalisasi kinerja anggaran Kementerian Sosial di penghujung tahun 2025,” tulis Purbaya.

Ia menilai langkah tersebut krusial agar program-program perlindungan sosial dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat penerima manfaat.

Purbaya juga mendorong agar belanja sosial tidak hanya terserap secara kuantitatif, tetapi juga berkualitas, dengan penguatan perencanaan dan pelaksanaan di lapangan.

Menurutnya, dengan optimalisasi ini, pemerintah berharap manfaat anggaran perlindungan sosial dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat, terutama kelompok rentan, hingga akhir tahun 2025.

“Pada percepatan realisasi dan peningkatan kualitas belanja agar program perlindungan sosial dapat terlaksana secara efektif dan tepat sasaran agar masyarakat dapat memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

Siap Tambah Bansos Jika ada Anggaran Nganggur

PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND, telah menyelesaikan amanah pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Jakarta untuk tahap 3 dan 4 sepanjang tahun 2024. Penyaluran berlangsung tepat sasaran dan transparan. (Dok. Pos Indonesia)

Sebelumnya pada September lalu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, mengaku siap menambah bantuan sosial (Bansos) minyak goreng jika terdapat anggaran-anggaran yang kurang terserap maksimal. 

Ia menilai, lebih baik dana yang menganggur dialihkan kepada masyarakat dalam bentuk subsidi atau bantuan sosial.

"Kita siap, kita pasti saya udah lihat tuh banyak anggaran-anggaran yang enggak keserap daripada nongkrong di sana di BI (Bank Indonesia) atau di rekening pemerintah, saya bagikan ke masyarakat dalam bentuk subsidi," kata Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 di kantor DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/9/2025).

 

 

 

Sinergi dengan DPR

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bertemu Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Rabu (15/10/2025). (Liputan6.com/Tira)  

Meski menyatakan kesiapan menambah bansos, Purbaya tetap menekankan pentingnya disiplin fiskal. Ia berterima kasih kepada Banggar DPR yang telah memberi masukan agar pemerintah tidak gegabah dalam menggelontorkan anggaran.

"Tapi gak apa-apa, ini Pak Said berhati-hati sekali Saya terima kasih atas dukungannya Sehingga saya gak terlalu koboy banget gitu Pak. Jadi kita jaga kesinambungan fiskal dengan baik," ujarnya.

"Ini masukan yang baik dari DPR Pak, dari Banggar Sehingga ada kontrol dari Banggar juga ke kami Sehingga kami tidak semena-mena menggunakan anggaran," tambah Purbaya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya