Puluhan Perusahaan di Kawasan Industri Kompak Kirim Bantuan ke Sumatera

Jababeka menginisiasi penggalangan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

oleh Septian DenyDiterbitkan 23 Desember 2025, 20:50 WIB
Daerah terdampak meliputi Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Agam, Pesisir Selatan, Solok, Kota Pariaman, Pasaman Barat, Bukittinggi, serta beberapa kota/kabupaten lain yang juga mengalami banjir, longsor, hingga kerusakan infrastruktur. Banyak rumah warga terendam, akses jalan terputus, dan sejumlah fasilitas publik rusak akibat intensitas hujan ekstrem. Tampak dalam foto, warga memeriksa rumah-rumah yang rusak akibat banjir di Malalak, Sumatera Barat, Indonesia, Kamis, 27 November 2025. (AP Photo/Ade Yuandha)

Liputan6.com, Jakarta - PT Jababeka Tbk melalui PT Jababeka Infrastruktur, selaku pengelola Kawasan Industri Jababeka, menunjukkan komitmen kepedulian sosial dengan menginisiasi penggalangan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Adapun kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif para tenant kawasan industri, mitra, karyawan, hingga masyarakat umum.

Melalui kolaborasi tersebut, total bantuan kemanusiaan yang berhasil dihimpun mencapai Rp 350 Juta. Penggalangan bantuan dilaksanakan pada periode 1 Desember hingga 18 Desember 2025 dan ditutup dengan acara penyerahan bantuan yang dilaksanakan pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Halim Perdanakusuma International Airport. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Jababeka Infrastruktur, para tenant kawasan industri, serta partisipasi karyawan dan masyarakat umum.

Kontribusi donasi dari perusahaan dan tenant kawasan industri berasal dari PT Jababeka Infrastruktur bersama para tenant yang berpartisipasi aktif, antara lain PT Mitrapak Eramandiri, President Schools, PT Eonchemicals Putra, PT Multi Usage Indonesia, PT Bina Niaga Multiusaha, PT Voestalpine Bohler Welding Asia Pacific, PT T. RAD Indonesia, PT Oriental Ceramic Indonesia.

Kemudian, PT Indo Sultan Jaya, PT Webforge Indonesia, PT Fukoku Tokai Rubber Indonesia, PT Samjin, PT Nippon Steel Chemical & Material Indonesia, PT Liwayway, PT OSG Indonesia, PT Fondanusa Aditama, PT Fitto Natura Medica, PT Anugerah Daya Industri Komponen Utama, PT Doo Won Precision Indonesia, PT Techno Metal Industry, PT Sintertech.

Selain itu, PT Tokai Texprint Indonesia, PT Union Metal, PT Asahi Cipta Prima dan PT Kanuc Indonesia. Selain donasi dalam bentuk dana, terdapat pula bantuan berupa barang kebutuhan sehari-hari yang disalurkan kepada masyarakat terdampak.

 

 

Total Bantuan Kemanusiaan

Dalam catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana banjir dan longsor di Aceh Tamiang mengakibatkan kerusakan sebanyak 2.800 unit rumah, 127 fasilitas umum, 62 gedung atau kantor, 54 fasilitas pendidikan, 40 fasilitas kesehatan, 33 rumah ibadah, dan dua jembatan. Tampak dalam foto, warga beristirahat sambil mencari sisa-sisa rumah mereka yang terkubur di bawah tumpukan pohon tumbang yang disapu banjir bandang, di desa Lintang Baru di Aceh Tamiang, Sumatera Utara, pada Kamis 11 Desember 2025. (Aditya Aji/AFP)

Di samping dukungan dari perusahaan dan tenant, partisipasi karyawan serta masyarakat umum turut memberikan kontribusi sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.

Adapun total bantuan kemanusiaan yang berhasil dihimpun adalah Rp 350 Juta. Dana dan bantuan kemanusiaan ini disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan dukungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menggunakan pesawat Hercules, untuk mendukung kebutuhan darurat dan pemulihan masyarakat terdampak bencana di Sumatera, meliputi kebutuhan pangan dan logistik harian, perlengkapan kebersihan dan sanitasi, kebutuhan bayi dan perempuan, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Dalam acara penyerahan bantuan tersebut, Jababeka Infrastruktur secara simbolis telah menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada BNPB untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera.

 

 

Wujud Nyata Kepedulian

Sejumlah rumah warga di Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, rusak parah sudah diterjang banjir bandang. (Liputan6.com/ Dok Ist)

Mayjen TNI (Purn.) Sumardi, Head of City Council Jababeka, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan dan seluruh ekosistem kawasan industri Jababeka terhadap kondisi sosial dan kemanusiaan.

“Kami dari Jababeka, President Schools, dan tenant-tenant telah menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Bantuan yang diserahkan berupa beras, minyak goreng, pakaian dalam, mi instan, air mineral, dan lainnya,” kata pria yang biasa disapa Sumardi ini.

Sementara itu, Direktur Jababeka Infrastruktur Vega Violetta berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat nyata, meringankan beban masyarakat terdampak, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara dunia usaha dan masyarakat.

Tak lupa, Vega menyampaikan apresiasi sekaligus rasa terima kasih kepada para tenant, karyawan, dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam penggalangan bantuan ini.

“Meski kami tak bisa langsung ke Sumatera, kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi para korban bencana dan Sumatera bisa segera pulih,” tutupnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya