Enzo Maresca Bicara soal 'Tak Ada Waktu', Jadwal Chelsea Terlalu Padat!

Enzo Maresca menjelaskan alasan dirinya merasa tak punya waktu sebagai pelatih Chelsea di tengah jadwal padat jelang laga berat melawan Newcastle United.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 18 Desember 2025, 10:39 WIB
Manajer Chelsea, Enzo Maresca, berjalan memasuki lapangan jelang final Piala Dunia Antarklub melawan PSG di East Rutherford, New Jersey, Senin, 14 Juli 2025. (AP Photo/Chris Szagola)

Liputan6.com, Jakarta - Enzo Maresca kembali menjadi sorotan menjelang laga Chelsea melawan Newcastle United di St James’ Park. Jadwal padat dan tekanan kompetisi membuat sang pelatih harus bekerja dalam ritme yang nyaris tanpa jeda.

Pelatih asal Italia itu sebelumnya mengungkap bahwa persiapan menuju kemenangan atas Everton menjadi periode terberatnya sejak menangani Chelsea. Situasi tersebut terjadi di tengah sorotan dan minimnya dukungan yang ia rasakan.

Namun, suasana berubah setelah Chelsea memastikan langkah ke semifinal Carabao Cup. Di balik ekspresi lebih santai jelang Natal, Maresca justru menegaskan betapa sempitnya waktu yang ia miliki sebagai manajer.


48 Jam Terburuk dan Sikap Tegas Maresca

Pemain Chelsea, Estevao (kanan), merayakan gol kedua timnya bersama rekan-rekannya dalam pertandingan pembuka Liga Champions antara Chelsea dan Barcelona di London, Selasa, 25 November 2025. (Foto AP/Kin Cheung)

Chelsea menang 2-0 atas Everton di Premier League, tetapi hasil itu datang setelah periode yang diakui Maresca sebagai yang paling sulit. Ia menyebut 48 jam sebelum laga tersebut sebagai momen terburuk sejak bergabung dengan klub.

Maresca menyampaikan pernyataan itu usai laga dan kembali menegaskannya sebelum kemenangan 3-1 atas Cardiff City di ajang Carabao Cup. Ia menolak menjelaskan secara spesifik kepada siapa kritik tersebut ditujukan.

“Cara para pemain ingin belajar sungguh luar biasa dan itulah alasan saya memuji mereka, karena dengan begitu banyak masalah, mereka tetap tampil sangat baik setelah pekan yang rumit. Sejak saya bergabung dengan klub ini, 48 jam terakhir adalah 48 jam terburuk karena banyak orang-orang tidak mendukung kami,” kata Maresca.

“Saya sangat senang untuk Malo pada momen itu, karena usaha Malo dan pemain lain menunjukkan bahwa mereka semua ada di sini dan ingin membantu klub ini.”

Meski demikian, Maresca menegaskan bahwa hubungannya dengan suporter tetap positif. Ia menambahkan secara singkat bahwa ia mencintai para penggemar dan merasa sangat senang dengan dukungan mereka secara umum.


Jadwal Padat dan Fokus Penuh ke Newcastle

Gelandang Chelsea, Pedro Neto, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Cardiff City dalam laga perempat final Carabao Cup 2025/2026 di Cardiff City Stadium, Rabu (17/12/2025) dini hari WIB. Chelsea menang 3-1 dalam laga ini dan lolos ke semifinal. (Adrian Dennis / AFP)

Chelsea memastikan tempat di semifinal Carabao Cup, sebuah pencapaian yang jelas dinikmati Maresca. Ia bahkan mengaku momen seperti itu membuatnya kembali jatuh cinta pada sepak bola, terutama ketika namanya dinyanyikan oleh suporter tandang.

Namun, euforia tersebut tak mengubah kenyataan bahwa jadwal padat terus menanti. Chelsea kembali harus bermain akhir pekan ini melawan Newcastle, hanya beberapa hari setelah laga piala.

Ketika ditanya soal ekspresinya yang dinilai tak sepenuhnya bahagia, Maresca memberikan jawaban lugas terkait prioritasnya.

“Tidak, tidak, saya bahagia. Sekarang kami punya tiga jam perjalanan untuk tiba di Cobham. Saya akan menonton dua pertandingan Newcastle. Tidak ada waktu. Waktu saya untuk para pemain,” ujar Maresca.

“Untuk kami sebagai staf, kami fokus ke laga berikutnya, yaitu Newcastle. Kami akan mempersiapkannya, dan Anda tidak bisa membayangkan betapa bahagianya saya untuk para pemain karena ini adalah semifinal lain bagi mereka, bagi para penggemar, bagi semua orang.”

Chelsea musim ini kerap bermain tiga kali dalam sepekan, dan pola itu berlanjut dengan laga melawan Newcastle. Setelah itu, mereka baru mendapatkan jeda yang relatif lebih panjang sebelum menghadapi Aston Villa pada 27 Desember, lalu menjamu Bournemouth tiga hari berselang.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya