Bintang Manchester United Diminati 12 Klub, Real Madrid Berpikir Dua Kali Boyong Pemain Inggris Ini

Pemain muda Manchester United ini, padahal mampu dan bisa mengeluarkan potensi terbaiknya ketika Setan Merah masih di bawah asuhan Erik ten Hag

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 18 Desember 2025, 17:00 WIB
Pemain Manchester United, Luke Shaw, berusaha menghentikan pergerakan penyerang Bournemouth, Antoine Semenyo, dalam pertandingan pekan 16 Premier League 2025/2026 di Old Trafford, Selasa (16/12/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United mematok harga sekitar 90 juta euro untuk melepas Kobbie Mainoo. MU menyampaikan informasi ini, di tengah rumor ketertarikan Real Madrid memboyong gelandang Inggris itu.

Mainoo menjadi incaran Real Madrid, karena klub raksasa Spanyol itu ingin memperkuat lini pertahanan mereka dengan mendatangkan gelandang serbaguna tahun depan. Jadi, pemain berusia 20 tahun yang memang ingin hengkang ini muncul sebagai target Los Blancos.

Laporan terbaru mengungkapkan harga yang diminta Setan Merah untuk melepas pemain Inggris tersebut, sangat tinggi. Harga tersebut memaksa Madrid untuk mempertimbangkan setiap langkah dengan cermat sebelum melancarkan serangan terakhir di bursa transfer musim panas.

Mainoo ingin pindah setelah menjalani musim yang mengecewakan akibat kesulitan menjadi starter di bawah bimbingan Ruben Amorim. Pemain muda ini mulai dikenal di bawah asuhan Erik ten Hag, yang berhasil mengeluarkan potensi terbaiknya.

Namun, lulusan akademi ini telah menjadi pemain cadangan sejak Ruben Amorim mengambil alih Manchester United, karena ia akan menempati posisi yang sama dengan kapten Bruno Fernandes.


Real Madrid Ingin Boyong Gelandang Serbaguna

Pelatih Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim (kanan), menyaksikan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee (kiri), meninggalkan lapangan setelah digantikan oleh gelandang Manchester United asal Inggris #37, Kobbie Mainoo, selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Selasa dini hari WIB (31-12-2024). (Darren Staples/AFP)

Mainoo hanya mencatatkan 228 menit bermain dalam delapan penampilan sejauh ini di musim 2025/26. Jadi, tidak mengherankan jika dia berupaya meninggalkan MU di jendela transfer musim dingin.

Situasi pemain muda ini tidak luput dari perhatian, menarik perhatian beberapa klub papan atas, termasuk Real Madrid. Ketertarikan Los Blancos pada Mainoo dapat dimengerti.

The Merengues sedang mencari gelandang serbaguna di bursa transfer, meskipun Xabi Alonso memiliki lini tengah yang kuat. Namun, merek masih membutuhkan gelandang yang dapat memberikan progres dari area tengah. Beberapa kandidat telah muncul dalam radar Real Madrid, selain Mainoo.


Mainoo Diminati Hampir 12 Klub

Pemain Manchester United, Kobbie Mainoo (kiri) merayakan gol penyeimbang 4-4 ke gawang Lyon dalam laga lanjutan Liga Europa 2024/2025 di Old Trafford, Manchester, Inggris, Jumat (18/04/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

Namun, beberapa klub besar Eropa lainnya tertarik untuk merekrut Mainoo. Bahkan, laporan terbaru mengklaim bahwa ia menjadi target hampir selusin klub.

Keadaan Mainoo di MU membuat banyak pihak angkat bicara. Salah satunya datang dari Paul Ince yang menilai situasi ini tidak masuk akal jika melihat potensi sang pemain.

Statistik musim ini memperjelas masalah yang dihadapi Mainoo. Dari 15 laga Premier League, ia belum sekalipun menjadi starter dan baru mengoleksi 183 menit bermain.


Tak Pantas Menjadi Pemain Cadangan

Kobbie Mainoo bermain luar biasa melawan Wigan Athletic. Pemain yang baru berusia 18 tahun itu memiliki visi bermain layaknya gelandang senior. (AFP/Paul Ellis)

Di sisi lain, Amorim tetap memberi kepercayaan kepada Casemiro yang dinilai mulai menurun secara fisik. Keputusan tersebut membuat perkembangan Mainoo terhambat di fase penting kariernya.

Kritik terhadap penanganan Mainoo juga datang dari Paul Scholes. Legenda United itu menilai bakat sebesar Mainoo tidak pantas terus menghangatkan bangku cadangan.

Scholes melihat situasi ini berbahaya bagi perkembangan sang gelandang. Terlebih, Mainoo berada di usia krusial yang membutuhkan kepercayaan dan kontinuitas bermain.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya