Enzo Maresca Diklaim Bakal Tinggalkan Chelsea di Tahun 2026, Kenapa Bisa?

Enzo Maresca dinilai sudah tidak nyaman di Chelsea dan berpotensi cabut dari Stamford Bridge.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 17 Desember 2025, 11:59 WIB
Pelatih kepala Chelsea asal Italia, Enzo Maresca, memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan Premier League antara Chelsea dan Arsenal di Stamford Bridge, London, pada 30 November 2025. (JUSTIN TALLIS / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah teori menarik dicetuskan Jamie Carragher seputar Enzo Maresca. Ia mengklaim bahwa pelatih asal Italia itu tidak akan menangani Chelsea lagi di musim depan.

Maresca kini memasuki musim keduanya sebagai manajer Chelsea. Semenjak ditangani pelatih asal Italia itu, terlihat ada tren peningkatan yang positif di tubuh The Blues.

Namun baru-baru ini Maresca mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan. Ia menyebut bahwa dirinya dan para pemainnya tidak merasa didukung oleh pihak klub.

Carragher menyebut bahwa pernyataan Maresca itu menjadi sinyal sang pelatih akan cabut dari Chelsea di musim depan. "Saya rasa Maresca tidak akan menjadi manajer Chelsea di musim depan," buka Carragher di Sky Sports.

Simak penuturan lengkap legenda Liverpool itu di bawah ini.


Timbulkan Kekisruhan Internal

Manajer Chelsea, Enzo Maresca, berjalan memasuki lapangan jelang final Piala Dunia Antarklub melawan PSG di East Rutherford, New Jersey, Senin, 14 Juli 2025. (AP Photo/Chris Szagola)

Carragher punya alasan yang kuat mengapa ia meyakini Maresca akan cabut dari Chelsea di tahun depan. Ia menyebut bahwa pernyataan yang dikeluarkan sang manajer bakal menimbulkan kisruh di internal klub.

Ia menyebut para pemilik klub dan manajemen Chelsea pasti bakal tersinggung dan tidak terima dengan perkataan sang pelatih. Sehingga itu akan berdampak pada pemecatan sang pelatih di akhir musim nanti.

"Ketika seorang manajer berani secara terbuka menyindir pemilik klub seperti yang ia (Maresca) lakukan, maka itu akan jadi masalah besar. Saya tidak bisa melihat ia bertahan di Chelsea musim depan," sambung Carragher.


Butuh Kontrol Penuh

Pelatih kepala Chelsea asal Italia, Enzo Maresca, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan Liga Primer Inggris antara Chelsea dan Brentford di Stamford Bridge, London, Senin dini hari WIB (16-12-2024). (Ben STANSALL/AFP)

Lebih lanjut, Carragher mencoba menjelaskan bahwa sebagai manajer, Maresca butuh kontrol penuh atas tim yang ia pimpin.

Namun pernyataan yang dikeluarkan sang manajer mengisyaratkan ia tidak mendapatkan kebebasan di Chelsea, sehingga itu membuat sang manajer tidak nyaman dan berpotensi untuk pindah klub.

"Ketika seorang pelatih bergabung dengan sebuah klub, ia sudah menyepakati cara kerja di sana. Ketika dia melakukan pekerjaan yang bagus, ada ekspektasi yang meningkat padanya, dan dia mulai merasa bahwa ia seharusnya punya pengaruh yang lebih besar dalam timnya," pungkas Carragher.


Chelsea Kembali ke Jalur Kemenangan

Gelandang Chelsea, Alejandro Garnacho, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan fase grup Liga Champions UEFA antara Qarabag dan Chelsea di Stadion Republik Tofiq Bahramov, Baku, pada 5 November 2025. (Giorgi ARJEVANIDZE / AFP)

Belakangan ini ada sejumlah rumor terkait pemecatan Enzo Maresca. Ini disebabkan Chelsea belakangan ini menelan beberapa hasil negatif di semua kompetisi yang mereka ikuti.

Namun baru-baru ini nyawa Maresca di Chelsea diperpanjang, setelah mereka menang 1-3 melawan Cardiff City dan lolos ke semifinal Carabao Cup 2025/2026.

Sumber: Sky Sports

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya