Bruno Fernandes Terluka karena Manchester United Berniat Menjualnya

Bruno Fernandes mengungkap Manchester United sempat ingin melepasnya pada musim panas. Kapten MU itu merasa tidak sepenuhnya dihargai klub.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 16 Desember 2025, 21:26 WIB
Bruno Fernandes dari Manchester United menyapa setelah pertandingan Premier League Summer Series antara Manchester United dan Everton FC di Stadion Mercedes-Benz pada 3 Agustus 2025 di Atlanta, Georgia. (AJ Reynolds/Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Bruno Fernandes membuat pengakuan mengejutkan soal masa depannya bersama Manchester United. Kapten Setan Merah itu mengungkap bahwa klub sempat ingin ia hengkang pada bursa transfer musim panas lalu.

Pengakuan tersebut disampaikan Bruno usai hasil imbang 4-4 melawan Bournemouth. Pernyataan itu sekaligus memunculkan tanda tanya besar soal hubungan sang pemain dengan manajemen klub.

Bruno menyebut dirinya merasa terluka karena tidak sepenuhnya dihargai. Ia bahkan menilai posisinya di Manchester United saat ini berada dalam situasi yang tidak aman.

Di tengah ketertarikan klub lain dan tawaran bernilai besar, Bruno memilih bertahan. Namun, keputusan itu ternyata diiringi perasaan kecewa terhadap sikap internal klub.

 

 

 

 


Merasa Tidak Lagi Dihargai di Manchester United

Idrissa Gueye berduel dengan Bruno Fernandes dalam laga Premier League antara Manchester United vs Everton di Old Trafford, 25 November 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Bruno Fernandes mengungkapkan bahwa dirinya tidak lagi merasakan posisi yang aman di Manchester United. Ia menilai klub seolah membuka peluang untuk melepasnya sebagai bagian dari rencana perombakan skuad.

Situasi tersebut membuat Fernandes merasa kontribusinya tidak sepenuhnya dihargai. Ia juga menyinggung kecenderungan klub Inggris yang mulai berpikir ulang terhadap pemain yang memasuki usia tertentu.

"Sampai Anda memenangkan trofi, Anda tidak akan benar-benar dihargai, terlepas dari klub dan liga tempat Anda bermain," ujar Bruno Fernandes kepada Canal 11.

"Dulu saya merasa dihargai dan yang paling memberi nilai bagi saya adalah klub ini, tetapi belakangan saya merasa seperti berada di atas es tipis.

Di Inggris, ketika pemain mendekati usia 30 tahun, mereka mulai berpikir perlu melakukan pembaruan, seperti mengganti perabot," kata Fernandes.


Tawaran Besar dari Arab Saudi

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Wolverhampton Wanderers pada laga Liga Inggris di Stadion Molineux, Selasa (9/12/2025). (AP Photo/Dave Shopland)

Manchester United disebut menerima tawaran besar untuk Bruno Fernandes dari Al Hilal pada musim panas lalu. Klub Arab Saudi itu siap mengajukan proposal senilai 100 juta pounds untuk sang gelandang.

Selain nilai transfer, Bruno juga ditawari kenaikan gaji fantastis. Ia berpotensi meraup total 200 juta pounds dalam kontrak berdurasi tiga tahun di Liga Arab Saudi.

Meski tawaran tersebut menggiurkan, Bruno memutuskan bertahan di Old Trafford. Keputusan itu diambil karena faktor keluarga dan kecintaannya terhadap klub.

"Masalah loyalitas tidak lagi dipandang seperti dulu. Saya bisa saja pergi pada bursa transfer terakhir dan mendapatkan jauh lebih banyak uang," ucap Bruno Fernandes.

Lanjut Baca:

"Saya bahkan hampir pergi satu musim sebelumnya, saya tidak akan menyebut ke mana, tetapi saya akan memenangkan banyak trofi. "Saya memutuskan bertahan karena alasan keluarga dan karena saya benar-benar mencintai klub ini, serta percakapan dengan pelatih yang membuat saya tetap tinggal," ujar Fernandes.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya